Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

ISIS tak lagi janjikan kebebasan berperang bagi pengikutnya

ISIS tak lagi janjikan kebebasan berperang bagi pengikutnya

Irak-KoPi- Mahasiswa India, Areeb Majeed (23) adalah salah satu anggota ISIS yang telah mengungkapkan kerasnya kehidupan seorang pejuang ISIS. Sebelumnya Majeed melakukan perjalanan ke Irak untuk bergabung dengan ISIS. 

Alih-alih mendapat bagian dalam pertempuran, sesampainya di Irak Mejeed dijadikan sebagai tukang bersih toilet dan pekerjaan kasar lainnya. Majeed dan tiga teman lainnya yang datang ke Irak pada akhir Mei terbang pulang pekan lalu dan hanya menjadi penangkapan oleh polisi anti-teror setempat.

Dia dilaporkan telah memberikan informasi penting kepada Agen Investigasi Nasional India (NIA) mengenai pekerjaan dia ketika bergabung dengan ISIS dan dia bukan satu-satunya.

Sebuah artikel yang diterbitkan di sebuah surat kabar Perancis pekan lalu mengungkapkan, sekitar 376 pejuang Perancis yang di rekrut menjadi ISIS sekarang bosan, takut, dan muak dengan realitas yang ada.

Mantan ISIS Austria, gadis poster Samra Kesinovic (17) dan Sabina Selimovic (15) dilaporkan juga mengakui bahwa mereka telah membuat kesalahan besar dengan bergabung dengan ISIS. Kedua wanita itu muak dengan gaya hidup barbar yang melelahkan dan barbar yang datang dengan bergabung wilayah IS.|Irfan Ridlowi|news.com|

 

back to top