Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

ISIS tak lagi janjikan kebebasan berperang bagi pengikutnya

ISIS tak lagi janjikan kebebasan berperang bagi pengikutnya

Irak-KoPi- Mahasiswa India, Areeb Majeed (23) adalah salah satu anggota ISIS yang telah mengungkapkan kerasnya kehidupan seorang pejuang ISIS. Sebelumnya Majeed melakukan perjalanan ke Irak untuk bergabung dengan ISIS. 

Alih-alih mendapat bagian dalam pertempuran, sesampainya di Irak Mejeed dijadikan sebagai tukang bersih toilet dan pekerjaan kasar lainnya. Majeed dan tiga teman lainnya yang datang ke Irak pada akhir Mei terbang pulang pekan lalu dan hanya menjadi penangkapan oleh polisi anti-teror setempat.

Dia dilaporkan telah memberikan informasi penting kepada Agen Investigasi Nasional India (NIA) mengenai pekerjaan dia ketika bergabung dengan ISIS dan dia bukan satu-satunya.

Sebuah artikel yang diterbitkan di sebuah surat kabar Perancis pekan lalu mengungkapkan, sekitar 376 pejuang Perancis yang di rekrut menjadi ISIS sekarang bosan, takut, dan muak dengan realitas yang ada.

Mantan ISIS Austria, gadis poster Samra Kesinovic (17) dan Sabina Selimovic (15) dilaporkan juga mengakui bahwa mereka telah membuat kesalahan besar dengan bergabung dengan ISIS. Kedua wanita itu muak dengan gaya hidup barbar yang melelahkan dan barbar yang datang dengan bergabung wilayah IS.|Irfan Ridlowi|news.com|

 

back to top