Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

ISIS klaim serangan udara Yordania tewaskan warga AS

Kayla Mueller.  Courtesy of the Mueller family Kayla Mueller. Courtesy of the Mueller family

KoPi| ISIS mengklaim serangan udara Yordania di Raqqa, Suriah menewaskan sandera asal AS Kayla Muller (26 tahun). Muller adalah relawan sosial yang disandera ISIS. Dalam pernyataannya di media sosial, ISIS  juga membantah pejuang ISIS tewas dalam serangan itu.

ISIS menunjukkan bukti gambar  kerusakan bangunan akibat serangan udara, namun tidak menunjukkan bukti Kalyla Muller tewas. Dalam pernyataannya di medsos, ISIS mengatakan mereka tengah menjalankan sholat Jumat saat serangan udara terjadi.

Tetapi, Jubir Jordania Mohammad al-Momani  mengatakan pada CNN bahwa ISIS hanya melakukan propaganda untuk menyesatkan opini publik.
Kawasan Timur Tengah semakin bergolak pekan lalu ketika ISIS merilis sebuah video yang menggambarkan pilot Yordania Muadh al-Kasasbeh dibakar sampai mati.

Peristiwa itu memicu kemarahan secara masif di Yordania dan memaksa Raja Abdullah mengumumkan perang tanpa henti terhadap ISIS.| E Hermawan

back to top