Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

ISIS Kejam!! ISIS Biadab!!

ISIS Kejam!! ISIS Biadab!!

Suriah-KoPi- ISIS melakukan pemenggalan dan rajam terhadap pria, wanita, dan anak-anak di Suriah. Tubuh mereka dibiarkan saja tergeletak di alun-alun kota dengan keadaan disalib, menjadi tontonan publik setempat. ISIS juga terlibat dalam pemerkosaan dan penyiksaan yang terjadi baru-baru ini, menurut laporan terbaru PBB yang dirilis pada hari Jumat.

Laporan yang berjudul "Aturan Teror: Hidup di bawah ISIS di Suriah" mengumpulkan informasi dari 300 koresponden yang terdiri dari pria, wanita, dan anak-anak yang melarikan diri atau yang tinggal di daerah kekuasaan SIS.

"ISIS telah memenggal, menembak, dan melempari batu kepada siapa saja: pria, wanita, dan anak-anak di ruang publik di kota-kota dan desa-desa timur laut Suriah," menurut sebuah pernyataan yang ditulis oleh Komisi Independen Penyelidikan International di Suriah.

Untuk memerangi kekejaman, panel merekomendasikan untuk memotong pasokan  senjata ISIS dan memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak yang berhubungan dengan kelompok-kelompok bersenjata serta memberikan pelayanan medis khusus untuk mendukung korban kekerasan seksual.

Salah satu saksi pembunuhan seorang anak 16 tahun di Al-Ashara mengatakan tubuh anak itu digantung di kayu salib di alun-alun menjadi bahan tontonan publik. ISIS segera menyingkirkan siapa saja yang menentang kekuasaannya tanpa pandang bulu. Menurut panel PBB, ISIS menginformasikan penduduk waktu dan tempat pembunuhan dan mendesak mereka untuk hadir.

"Setelah pembunuhan, mayat di pertontonkan publik dengan keadaan dipaku atau diikat di kayu salib selama tiga hari yang bertujuan sebagai peringatan bagi warga setempat," seorang saksi mata mengatakan. |foxnews.com|Irfan Ridlowi|

 

back to top