Menu
Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Prev Next

ISIS kejam! Ibu ini dipaksa makan daging anaknya

ISIS kejam! Ibu ini dipaksa makan daging anaknya

KoPi|Sungguh benar-benar kejam kelompok militan ISIS. Seorang ibu menjenguk anaknya yang diculik ISIS dipaksa memakan daging anaknya sendiri.

Menurut penjaga keamanan dari Keighley, Inggris, Yasir Abdulla menceritakan betapa sedihnya wanita Kurdi tua yang berupaya mencari anaknya. ISIS menangkap anaknya lalu dibawa ke Mosul, Irak. 

Dia bertekad mendatangi markas ISIS untuk menemukan anaknya. Hingga dia bertemu dengan pria militan ISIS yang menyuruhnya duduk setelah melakukan perjalanan jauh. Pria itu menyuguhkan makanan sebelum bertemu anaknya. Mereka membawa secangkir teh, daging, nasi dan sup.

Setelah sang ibu selesai menyantap makanan itu, kemudian dia meminta untuk melihat anaknya kembali. Namun, para militan malah tertawa dan berkata, “Anda baru saja memakannya”, ujar militan ISIS.

Namun Abdullah tidak menceritakan bagaimana dia mendapatkan cerita itu. Apakah dari ibu tua tersebut atau dari sumber lain. Sehingga ini hanya menjadi isu semata. Beberapa kalangan bahkan menilai cerita ini belum tentu asli.

Abdullah mengecam aksi sadis ISIS. Dia menyuarakan untuk memerangi ISIS. Selama ini ISIS selalu meneror dan mengancam penduduk setempat. Bahkan ISIS mengancam akan mengubur mereka hidup-hidup jika tidak menyerahkan diri.

Dia juga menceritakan bagaimana kelompok teror membunuh tahanan mereka, dengan melemparkannya ke api unggun. Abdulla juga melihat sepupunya tewas dalam serangan ISIS. |dailymail.co.uk|MNC|

 

back to top