Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

ISIS kejam! Ibu ini dipaksa makan daging anaknya

ISIS kejam! Ibu ini dipaksa makan daging anaknya

KoPi|Sungguh benar-benar kejam kelompok militan ISIS. Seorang ibu menjenguk anaknya yang diculik ISIS dipaksa memakan daging anaknya sendiri.

Menurut penjaga keamanan dari Keighley, Inggris, Yasir Abdulla menceritakan betapa sedihnya wanita Kurdi tua yang berupaya mencari anaknya. ISIS menangkap anaknya lalu dibawa ke Mosul, Irak. 

Dia bertekad mendatangi markas ISIS untuk menemukan anaknya. Hingga dia bertemu dengan pria militan ISIS yang menyuruhnya duduk setelah melakukan perjalanan jauh. Pria itu menyuguhkan makanan sebelum bertemu anaknya. Mereka membawa secangkir teh, daging, nasi dan sup.

Setelah sang ibu selesai menyantap makanan itu, kemudian dia meminta untuk melihat anaknya kembali. Namun, para militan malah tertawa dan berkata, “Anda baru saja memakannya”, ujar militan ISIS.

Namun Abdullah tidak menceritakan bagaimana dia mendapatkan cerita itu. Apakah dari ibu tua tersebut atau dari sumber lain. Sehingga ini hanya menjadi isu semata. Beberapa kalangan bahkan menilai cerita ini belum tentu asli.

Abdullah mengecam aksi sadis ISIS. Dia menyuarakan untuk memerangi ISIS. Selama ini ISIS selalu meneror dan mengancam penduduk setempat. Bahkan ISIS mengancam akan mengubur mereka hidup-hidup jika tidak menyerahkan diri.

Dia juga menceritakan bagaimana kelompok teror membunuh tahanan mereka, dengan melemparkannya ke api unggun. Abdulla juga melihat sepupunya tewas dalam serangan ISIS. |dailymail.co.uk|MNC|

 

back to top