Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

ISIS kehilangan tanah di Irak

Pejuang Peshmerga Kurdi berpose di depan dinding berlogo bendera ISIS setelah berhasil memukur mundur ISIS dari Irak Utara. Pejuang Peshmerga Kurdi berpose di depan dinding berlogo bendera ISIS setelah berhasil memukur mundur ISIS dari Irak Utara.
Suriah-KoPi- Pasukan Kurdi Irak tidak akan terlibat dalam pertempuran darat di kota Suriah Kobani tetapi mereka memberikan dukungan artileri untuk sesama Kurdi dalam menangkis militan Negara Islam, juru bicara kelompok Kurdi Irak mengatakan pada hari Minggu.

ISIS telah berusaha untuk menguasai Kobani lebih dari sebulan lamanya dan mereka tetap bertahan meskipun serangan udara yang dipimpin AS tengah mengancam posisi dan mengakibatkan kematian ratusan pejuang mereka. 

Pasukan pemerintah Irak dan milisi Syiah siap membantu rekan-rekan Kurdi mereka di Suriah dari cabang al Qaeda yang ingin menggambar ulang peta Timur Tengah. 

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris telah memonitoring kekerasan mengenai konflik tiga setengah tahun Suriah. Pada hari Minggu mereka telah mengkonfirmasi  815 orang tewas dalam pertempuran Kobani selama 40 hari terakhir dan lebih dari setengahnya adalah pasukan ISIS. 

Pekan lalu, Parlemen Kurdi Irak menyebarkan beberapa pasukan Peshmerga untuk berjuang dalam pertempuran mereka sendiri melawan ISIS di Irak utara. Mereka berhasil memukul mundur ISIS ke Suriah dari pos perbatasan Suriah-Irak, salah seorang pejabat Kurdi dan kelompok pemantau mengatakan pada hari Minggu.

Irfan Ridlowi

Sumber: reuters.com

 

back to top