Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

ISIS juga manusia: punya hasrat dan nafsu

ISIS juga manusia: punya hasrat dan nafsu
Suriah-KoPi- Upaya terbaru untuk memenuhi kebutuhan seksual tentara ISIS adalah akun Twitter yang menawarkan layanan perjodohan untuk militant ISIS dengan seorang wanita.

Akun yang bernama @JihadMatchmaker mengaku telah menemukan mitra untuk menghubungkan militant Suriah dan Irak yang sedang mencari pasangan, Institut Penelitian Media Timur Tengah mengatakan.

Sampai sekarang account tersebut hanya memiliki 83 pengikut saja, tapi itu juga bisa menjadi alasan karena mereka sedang berusaha mengumpulkan lebih banyak perhatian dan pengikut. 

ISIS tidak hanya merekrut budak seks dari daerah Suriah saja, mereka juga merekrut wanita jihadis dari negara lainnya untuk bergabung.

Hal itu terbukti, beberapa keluarga dari negara-negara seperti Tunisia dan Yaman dilaporkan telah mengirim anak perempuan mereka untuk bergabung dengan ISIS. 

Perempuan-perempuan yang sudah bergabung dengan ISIS kemudian disuruh untuk menikah dengan jihadis dan memungkinkan mereka untuk melakukan hubungan seks. 

Setidaknya tiga perempuan muda dari Minnesota telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS, Daily Mail melaporkan. 

Ketiga perempuan diyakini berasal dari komunitas Somalia di Minnesota yang diduga meninggalkan rumah mereka sekitar tiga minggu yang lalu untuk menjadi perawat para jihadis yang terluka di Suriah dan Irak. 

Laporan lain mengatakan, beberapa wanita yang bergabung dengan ISIS dilaporkan disimpan oleh pejuang atau dijual sebagai budak seks.

Irfan Ridlowi

Sumber: foxnews.com

 

back to top