Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

ISIS juga manusia: punya hasrat dan nafsu

ISIS juga manusia: punya hasrat dan nafsu
Suriah-KoPi- Upaya terbaru untuk memenuhi kebutuhan seksual tentara ISIS adalah akun Twitter yang menawarkan layanan perjodohan untuk militant ISIS dengan seorang wanita.

Akun yang bernama @JihadMatchmaker mengaku telah menemukan mitra untuk menghubungkan militant Suriah dan Irak yang sedang mencari pasangan, Institut Penelitian Media Timur Tengah mengatakan.

Sampai sekarang account tersebut hanya memiliki 83 pengikut saja, tapi itu juga bisa menjadi alasan karena mereka sedang berusaha mengumpulkan lebih banyak perhatian dan pengikut. 

ISIS tidak hanya merekrut budak seks dari daerah Suriah saja, mereka juga merekrut wanita jihadis dari negara lainnya untuk bergabung.

Hal itu terbukti, beberapa keluarga dari negara-negara seperti Tunisia dan Yaman dilaporkan telah mengirim anak perempuan mereka untuk bergabung dengan ISIS. 

Perempuan-perempuan yang sudah bergabung dengan ISIS kemudian disuruh untuk menikah dengan jihadis dan memungkinkan mereka untuk melakukan hubungan seks. 

Setidaknya tiga perempuan muda dari Minnesota telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS, Daily Mail melaporkan. 

Ketiga perempuan diyakini berasal dari komunitas Somalia di Minnesota yang diduga meninggalkan rumah mereka sekitar tiga minggu yang lalu untuk menjadi perawat para jihadis yang terluka di Suriah dan Irak. 

Laporan lain mengatakan, beberapa wanita yang bergabung dengan ISIS dilaporkan disimpan oleh pejuang atau dijual sebagai budak seks.

Irfan Ridlowi

Sumber: foxnews.com

 

back to top