Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

ISIS hancurkan karya-karya rupa ribuan tahun di Mosul

ISIS hancurkan karya-karya rupa ribuan tahun di Mosul

KoPi| Sebuah video yang dirilis mailonline menunjukkan orang-orang ISIS tengah menghancurkan karya-karya seni patung yang berusia 3000 tahun. Mereka dengan brutal memartil patung-patung yang berada di dalam Museum Mosul, Irak.

ISIS menganggap patung-patung itu merusak iman Muslim karena dianggap mengarah pada penyembahan berhala. ISIS menawarkan konsep pendidikan alternatif untuk warga dan untuk melestarikan situs dan perpustakaan.

Mosul merupakan kota kedua terbesar di Irak yang menjadi pusat kekhalifan ISIS di Irak. Sebelumnya, tahun 2003 setelah invasi AS di Irak, warga setempat mencoba menyelamatkan pelbagai peninggalan masa lalu termasuk buku-buku, tetapi ISIS menerapkan hukuman berat untuk itu.|MailOnline| Retno UR

Media

back to top