Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

ISIS hancurkan karya-karya rupa ribuan tahun di Mosul

ISIS hancurkan karya-karya rupa ribuan tahun di Mosul

KoPi| Sebuah video yang dirilis mailonline menunjukkan orang-orang ISIS tengah menghancurkan karya-karya seni patung yang berusia 3000 tahun. Mereka dengan brutal memartil patung-patung yang berada di dalam Museum Mosul, Irak.

ISIS menganggap patung-patung itu merusak iman Muslim karena dianggap mengarah pada penyembahan berhala. ISIS menawarkan konsep pendidikan alternatif untuk warga dan untuk melestarikan situs dan perpustakaan.

Mosul merupakan kota kedua terbesar di Irak yang menjadi pusat kekhalifan ISIS di Irak. Sebelumnya, tahun 2003 setelah invasi AS di Irak, warga setempat mencoba menyelamatkan pelbagai peninggalan masa lalu termasuk buku-buku, tetapi ISIS menerapkan hukuman berat untuk itu.|MailOnline| Retno UR

Media

back to top