Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

ISIS hancurkan karya-karya rupa ribuan tahun di Mosul

ISIS hancurkan karya-karya rupa ribuan tahun di Mosul

KoPi| Sebuah video yang dirilis mailonline menunjukkan orang-orang ISIS tengah menghancurkan karya-karya seni patung yang berusia 3000 tahun. Mereka dengan brutal memartil patung-patung yang berada di dalam Museum Mosul, Irak.

ISIS menganggap patung-patung itu merusak iman Muslim karena dianggap mengarah pada penyembahan berhala. ISIS menawarkan konsep pendidikan alternatif untuk warga dan untuk melestarikan situs dan perpustakaan.

Mosul merupakan kota kedua terbesar di Irak yang menjadi pusat kekhalifan ISIS di Irak. Sebelumnya, tahun 2003 setelah invasi AS di Irak, warga setempat mencoba menyelamatkan pelbagai peninggalan masa lalu termasuk buku-buku, tetapi ISIS menerapkan hukuman berat untuk itu.|MailOnline| Retno UR

Media

back to top