Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Virus menyebar, Saudi tetap layani Haji

Virus menyebar, Saudi tetap layani Haji

Riyadh-KoPi, Arab Saudi siap melayanai ibadah haji untuk para muslim yang dilaksanakan setiap tahun meskipun penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrome), infeksi coronavirus, sebuah penyakit yang menyerang pernapasan terus meningkat, kata Menteri Kesehatan Arab Saudi Abdullah al-Rabia (21/4).

"Kami sedang bekerja keras untuk mengendalikan penyebaran virus tersebut dan siap untuk musim haji," kata al-Rabia kepada pers local.

 

"Kami memiliki pengalaman panjang dan kompeten dalam pengobatan secara besar-besaran sebagaimana kami dijadikan sebagai acuan internasional di dalam bidang ini," tambahnya.

 

Pada hari Minggu, Kementerian Kesehatan mengumumkan 13 kasus baru di empat kota, tetapi katanya angka kematian telah menurun dari 60 persen menjadi 32 persen.

 

Al-Rabia telah menindak lanjuti kenaikan kasus yang telah dilaporkan dan mempercepat tes kesehatan untuk mengetahui dan mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

 

Tidak ada vaksin yang tersedia untuk penyakit tersebut dan rute penyebaran tetap tidak diketahui, kata Menteri Kesehatan, dan lima perusahaan farmasi internasional telah berusaha untuk mengembangkan vaksin untuk mencegah penyakit tersebut.

 

Menurut media setempat, 97 orang telah meninggal akibat infeksi virus corona MERS dari 244 kasus yang telah dikonfirmasi sejak tahun 2012.

 

(Fahrurrazi)

Sumber: Xinhuanet

 

back to top