Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Virus menyebar, Saudi tetap layani Haji

Virus menyebar, Saudi tetap layani Haji

Riyadh-KoPi, Arab Saudi siap melayanai ibadah haji untuk para muslim yang dilaksanakan setiap tahun meskipun penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrome), infeksi coronavirus, sebuah penyakit yang menyerang pernapasan terus meningkat, kata Menteri Kesehatan Arab Saudi Abdullah al-Rabia (21/4).

"Kami sedang bekerja keras untuk mengendalikan penyebaran virus tersebut dan siap untuk musim haji," kata al-Rabia kepada pers local.

 

"Kami memiliki pengalaman panjang dan kompeten dalam pengobatan secara besar-besaran sebagaimana kami dijadikan sebagai acuan internasional di dalam bidang ini," tambahnya.

 

Pada hari Minggu, Kementerian Kesehatan mengumumkan 13 kasus baru di empat kota, tetapi katanya angka kematian telah menurun dari 60 persen menjadi 32 persen.

 

Al-Rabia telah menindak lanjuti kenaikan kasus yang telah dilaporkan dan mempercepat tes kesehatan untuk mengetahui dan mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

 

Tidak ada vaksin yang tersedia untuk penyakit tersebut dan rute penyebaran tetap tidak diketahui, kata Menteri Kesehatan, dan lima perusahaan farmasi internasional telah berusaha untuk mengembangkan vaksin untuk mencegah penyakit tersebut.

 

Menurut media setempat, 97 orang telah meninggal akibat infeksi virus corona MERS dari 244 kasus yang telah dikonfirmasi sejak tahun 2012.

 

(Fahrurrazi)

Sumber: Xinhuanet

 

back to top