Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Virus menyebar, Saudi tetap layani Haji

Virus menyebar, Saudi tetap layani Haji

Riyadh-KoPi, Arab Saudi siap melayanai ibadah haji untuk para muslim yang dilaksanakan setiap tahun meskipun penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrome), infeksi coronavirus, sebuah penyakit yang menyerang pernapasan terus meningkat, kata Menteri Kesehatan Arab Saudi Abdullah al-Rabia (21/4).

"Kami sedang bekerja keras untuk mengendalikan penyebaran virus tersebut dan siap untuk musim haji," kata al-Rabia kepada pers local.

 

"Kami memiliki pengalaman panjang dan kompeten dalam pengobatan secara besar-besaran sebagaimana kami dijadikan sebagai acuan internasional di dalam bidang ini," tambahnya.

 

Pada hari Minggu, Kementerian Kesehatan mengumumkan 13 kasus baru di empat kota, tetapi katanya angka kematian telah menurun dari 60 persen menjadi 32 persen.

 

Al-Rabia telah menindak lanjuti kenaikan kasus yang telah dilaporkan dan mempercepat tes kesehatan untuk mengetahui dan mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

 

Tidak ada vaksin yang tersedia untuk penyakit tersebut dan rute penyebaran tetap tidak diketahui, kata Menteri Kesehatan, dan lima perusahaan farmasi internasional telah berusaha untuk mengembangkan vaksin untuk mencegah penyakit tersebut.

 

Menurut media setempat, 97 orang telah meninggal akibat infeksi virus corona MERS dari 244 kasus yang telah dikonfirmasi sejak tahun 2012.

 

(Fahrurrazi)

Sumber: Xinhuanet

 

back to top