Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Ini klarifikasi Nolan "Inception", kenyataan yang berputar

Ini klarifikasi Nolan "Inception", kenyataan yang berputar

KoPi| Christopher Nolan akhirnya telah menjelaskan adegan kontroversial "berputar atas" dalam karya Inception film bergenre fiksi ilmiah terbarunya. Berbicara pada upacara di Princeton University awal pekan ini. Sang pembuat film mengatakan gara-gara adegan akhir film 2010 itu, dirinya diburu-buru oleh paran fans.

Seringkali dirinya sembunyi-sembunyi di belakang layar agar terhindar dari pertanyaan para fans.

Inception sendiri film thriller pencurian tentang tim mata-mata perusahaan. Tim tersebut memanfaatkan keberadaan alam pikiran sekaligus mengendalikannya.  Namun daya tarik film ini terletak pada adegan akhirnya.

Ketika Leonardo DiCaprio, sebagai Dominick Cobb kembali berkumpul dengan anak-anaknya setelah melewati kejadian mustahil.

Berawal dari sebuah kerumitan strategi pencurian perusahaan ayahnya dengan memperdaya seorang pengusaha lain.

Melalui film Nolan membentuk gagasan seseorang dapat membantu menentukan apakah dirinya berada dalam mimpi atau kenyataan. Jika bagian atas terus berputar tanpa batas, pemilik kemungkinan besar terjebak dalam dreamscape orang lain. Jika berada pada cabang mimpi orang lain, mereka berada di dunia nyata.

Nolan mengaburkan konsep realitas dalam film - dan kehidupan nyata. Jadi karakter DiCaprio tidak peduli untuk membedakan antara kenyataan pahit yang mungkin dan mimpi yang berpotensi indah.

“Endingnya, karakter Leonardo DiCaprio, Cobb - ia pergi dengan anak-anaknya, ia pada kenyataannya subjektif sendiri, Dia tidak benar-benar peduli lagi, mencapai pada tingkat realitas yang valid", kata Nolan. |theguardian|Winda Efanur FS|

back to top