Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Indonesia akan terus berikan bantuan untuk Palestina

Indonesia akan terus berikan bantuan untuk Palestina

Jogja-KoPi| Indonesia akan terus melakukan tindakan untuk membantu perdamaian Palestina, mulai dari Konferensi Tingkat Tinggi hingga peningkatan perekonomian warga Palestina.

Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementrian Luar Negeri, Salman Al Farisi, mengatakan Indonesia telah melakukan banyak hal untuk membantu perdamaian di Palestina dan akan terus melakukan tindakan-tindakan yang dapat membantu Palestina.

Sebelumnya Indonesia telah melakukan konferensi tingkat tinggi untuk Palestina pada Maret 2016 yang menghasilkan berbagai kesepakatan yang bisa dioperasikan dengan baik.

Salman juga mengatakan Indonesia juga telah memberikan bantuan teknik dan beasiswa kepada Palestina.

"Kita juga memberikan bantuan teknik kepada Palestina dan juga memberi beasiswa sehingga mereka bisa memperoleh pelajaran yang baik di Indonesia", jelasnya saat diwawancarai di Hotel Ina Garuda Yogyakarta setelah menjadi keynote speaker dalam International Seminar The Role of Southeast Asia Countries in Conflict Resolution in the Middle East, Kamis (18/5).

Selain itu, Salman mengatakan warga Palestina harus ditingkatkan kegiatan ekonominya melalui pengusaha-pengusaha di Indonesia.

"Pengusaha kita nanti dorong untuk berinvestasi dengan negara yang dekat Palestina, sehingga kita bisa mengajak pengungsi Palestina mendapatkan pekerjaan", jelasnya.

Sementara untuk pelaksanaan program ini, Salman mengaku tidak memiliki jangka waktu tertentu. Ini dikarenakan Indonesia masih melakukan pendekatan dengan berbagai pengusaha dan negara.

"Kita masih melakukan pendekatan dengan berbagai pengusaha dan tentu saja negara untuk mendorong investasi. Tentu di negara-negara yang ada pengungsi Palestina", tutur Salman.

Di sisi lain, ia mengatakan akan mengembangkan perusahaan yang telah ada di wilayah Palestina, sehingga dapat melibatkan pengungsi tersebut.

"Kita akan membuat perusahaan yang sudah ada dekat disitu. Kita mengembangkan perusahaan yang sudah ada disini dengan disitu sehingga bisa melibatkan pengungsi Palestina", pungkasnya.

back to top