Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Hiu “alien” langka terdampar di Jepang

Hiu “alien” langka terdampar di Jepang

Jepang-KoPi, Seekor hiu raksasa yang amat langka ditemukan tedampar di laut lepas Jepang. Peristiwa ini merupakan satu dari 58 penampakan aneh yang ada di seluruh dunia.

Penampakan hiu dengan panjang 13 kaki atau sekitar 3.96 meter belum diberitakan secara luas saat ikan raksasa ini baru ditemukan bulan lalu. Peristiwa ini adalah peristiwa penampakan hiu "megamouth" yang baru sekali terjadi.

Lebih dari seribu orang berkumpul di museum Shizuoka City untuk melihat proses otopsi dimana para ilmuwan menusuk dan mendorong hiu yang aneh ini.

Hewan ini dijuluki "megamouth" karena memiliki bentuk mulut yang sangat besar. Hewan ini muncul dari kedalaman 2,600 kaki dibawah permukaan laut.

Berdasarkan laporan dari WPTV, hanya ada 58 kali penempakan megamouth yang dilihat dan ditemui oleh manusia. Penampakan ini terjadi di beberapa belahan dunia, namun hanya 15 kali yang berada di perairan Jepang.

Si mulut besar selalu tinggal di kedalaman laut, namun terkadang muncul ke permukaan.

(Winda Efanur FS)
Sumber: News.com.au


back to top