Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Harta karun legendaris Captain Kidd ditemukan

Harta karun legendaris Captain Kidd ditemukan
KoPi | Bagi siapapun romansa bajak laut dan petualangan mereka berburu harta karun selalu memicu ketertarikan dan kekaguman. Banyak juga yang hingga dewasa tetap memimpikan berburu harta karun peninggalan bajak laut. Salah satunya Barry Clifford, arkeolog sekaligus pemburu harta karun. Baru-baru ini ia mengklaim menemukan harta karun bajak laut legendaris, Captain Kidd.
 

Clifford bersama timnya menemukan bongkahan logam perak raksasa dari dasar  laut Madagaskar. Bongkahan perak tersebut diyakini berasal dari reruntuhan Adventure Galley, kapal milik bajak laut Captain William Kidd, yang berasal dari abad 17.

“Ada lebih banyak lagi di bawah sana. Saya tahu di bawah lubang tempat saya menemukan perak itu berisi logam mulia. Di dalam sana terlalu gelap untuk melihat logam apa itu, tapi detektor logam kami memberitahu ada logam di semua sisi,” ungkapnya pada BBC.

Bongkahan perak seberat lebih dari 12 kg tersebut ditemukan di lepas pantai Pulau Sainte Marie. Clifford menyerahkan perak tersebut pada Presiden Madagaskar Hery Rajaonarimampianina. Perak tersebut diembos dengan huruf ‘T’ dan ‘S’, dan diyakini berasal dari Bolivia abad 17.

“Semua bukti menunjukkan perak tersebut bagian dari harta milik Captain Kidd. Ini penemuan besar bagi saya dan tim saya, tapi lebih besar lagi untuk Madagaskar dan dunia,” ujar Clifford.

Selama 15 tahun Clifford telah menemukan 13 bangkai kapal bajak laut, termasuk Adventure Galley milik Captain Kidd, dan Fiery Dragon, kapal milik bajak laut William Condon alias Billy One-Hand.

Bajak laut William Kidd atau dikenal dengan nama Captain Kidd lahir di Skotlandia pada tahun 1645. Ia memiliki karir panjang sebagai bajak laut, dengan daerah operasi di sepanjang pantai Amerika, Laut Merah, dan Samudera Hindia. Ia akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati atas pembunuhan dan pembajakan. | BBC, The Guardian, History.com, 

 

back to top