Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Harga minyak anjlok setelah keputusan OPEC

Harga minyak anjlok setelah keputusan OPEC

KoPi|Dua belas negara anggota kartel mengatakan telah memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi 30 juta barel per hari, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan dalam sebuah pernyataan. 

OPEC telah memutuskan untuk memotong jumlah minyak yang dihasilkan meskipun pasokan global melimpah. Hal itu memicu penurunan lima dolar harga minyak mentah. Kartel, pihak yang memompa sepertiga minyak dunia memilih untuk tetap pada target output, bahkan setelah harga jatuh 35 persen sejak Juni lalu. 

Harga minyak mentah juga sedang tertekan oleh menguatnya dolar dan kekhawatiran tentang permintaan energi terjadi dalam ekonomi global yang lemah. Badan Energi Internasional (IEA) baru-baru ini memperingatkan bahwa "penurunan harga" itu belum berakhir dan akan berlangsung hingga awal tahun 2015.

Anjloknya harga minyak telah mengipasi kekhawatiran tentang ancaman deflasi dalam perekonomian dunia, terutama di zona euro.|Irfan Ridlowi|aljazeera.com|

 

 

 

 

 

back to top