Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Harga minyak anjlok setelah keputusan OPEC

Harga minyak anjlok setelah keputusan OPEC

KoPi|Dua belas negara anggota kartel mengatakan telah memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi 30 juta barel per hari, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan dalam sebuah pernyataan. 

OPEC telah memutuskan untuk memotong jumlah minyak yang dihasilkan meskipun pasokan global melimpah. Hal itu memicu penurunan lima dolar harga minyak mentah. Kartel, pihak yang memompa sepertiga minyak dunia memilih untuk tetap pada target output, bahkan setelah harga jatuh 35 persen sejak Juni lalu. 

Harga minyak mentah juga sedang tertekan oleh menguatnya dolar dan kekhawatiran tentang permintaan energi terjadi dalam ekonomi global yang lemah. Badan Energi Internasional (IEA) baru-baru ini memperingatkan bahwa "penurunan harga" itu belum berakhir dan akan berlangsung hingga awal tahun 2015.

Anjloknya harga minyak telah mengipasi kekhawatiran tentang ancaman deflasi dalam perekonomian dunia, terutama di zona euro.|Irfan Ridlowi|aljazeera.com|

 

 

 

 

 

back to top