Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Hacker Menerobos Jaringan Komputer Gedung Putih

Hacker Menerobos Jaringan Komputer Gedung Putih

Amerika Serikat-KoPi. Jaringan komputer data umum Gedung Putih baru-baru ini dihack. Menurut laporan pemerintah Rusia berada di balik aksi ini.

“ Kami menduga hal ini bentuk ancaman, kami mengidentifikasi dari perhatiannya pada data umum jaringan EOP, kata juru bicara Gedung Putih yang enggan disebut namanya.


The Washington Post melaporkan hacker diyakini bekerja untuk pemerintah Rusia dan mereka bertanggung jawab atas kejadian ini.


Para Hacker memasuki jaringan komputer data umum kepresidenan Amerika Serikat, kutipan dari sumber anonim.
Untuk keamanan beberapa kelompok di Gedung Putih memutuskan jaringan internetnya.


 “Komputer dan system jaringan kami tidak rusak, namun karena beberapa hal tentang jaringan data umum terganggu. Secepatnya kami memutuskan koneksi untuk menghindari adanya mata-mata. Upaya kami melindungi jaringan ”, kata juru bicara Gedung Putih.


Hingga saat ini belum ada kelanjutan informasi dari Gedung Putih.

Winda Efanur FS

(News.com.au)

 

 

 

back to top