Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Hacker Menerobos Jaringan Komputer Gedung Putih

Hacker Menerobos Jaringan Komputer Gedung Putih

Amerika Serikat-KoPi. Jaringan komputer data umum Gedung Putih baru-baru ini dihack. Menurut laporan pemerintah Rusia berada di balik aksi ini.

“ Kami menduga hal ini bentuk ancaman, kami mengidentifikasi dari perhatiannya pada data umum jaringan EOP, kata juru bicara Gedung Putih yang enggan disebut namanya.


The Washington Post melaporkan hacker diyakini bekerja untuk pemerintah Rusia dan mereka bertanggung jawab atas kejadian ini.


Para Hacker memasuki jaringan komputer data umum kepresidenan Amerika Serikat, kutipan dari sumber anonim.
Untuk keamanan beberapa kelompok di Gedung Putih memutuskan jaringan internetnya.


 “Komputer dan system jaringan kami tidak rusak, namun karena beberapa hal tentang jaringan data umum terganggu. Secepatnya kami memutuskan koneksi untuk menghindari adanya mata-mata. Upaya kami melindungi jaringan ”, kata juru bicara Gedung Putih.


Hingga saat ini belum ada kelanjutan informasi dari Gedung Putih.

Winda Efanur FS

(News.com.au)

 

 

 

back to top