Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Google dan 3 perusahaan telekomunikasi Indonesia terbangkan balon 'internet'

Google dan 3 perusahaan telekomunikasi Indonesia terbangkan balon 'internet'

KoPi|Pejabat Alphabet, termasuk co-founder Sergey Brin, dan perwakilan dari perusahaan Indonesia Telkomsel, XL Axiata Tbk PT (EXCL.JK) dan Indosat Tbk PT (ISAT.JK) menandatangani perjanjian pada Rabu 28 Oktober 2015.
Proyek ini menerbangkan balon bertenaga surya 16.000 kaki (5.000 meter) ke udara untuk memberikan akses Internet melalui sinyal frekuensi radio ke antena terhubung dengan bangunan di tanah.

Proyek Loon adalah bagian dari divisi X rahasia perusahan Alphabet, di mana percobaan perusahaan dengan telah dilakukan jauh-jauh hari. Proyek teknologi ini dijuluki "moonshots" seperti teknologi mobil self-driving nya.

Alfabet dan mitranya akan mengerahkan ratusan balon pada tahun 2016. Untuk menentukan di mana kesenjangan dalam layanan komunikasi sebelum layanan skala penuh diluncurkan.

Sebelumnya perusahaan teknologi AS telah melakukan uji coba di Brazil, Selandia Baru dan Australia, tetapi dengan hanya satu operator.

Wakil Presiden Mike Cassidy mengatakan kemitraan dengan Indonesia menandai pertama kalinya ia akan mengirim sinyal dari beberapa perusahaan telekomunikasi melalui balon tunggal.

“Cara yang lebih murah untuk menawarkan layanan Internet, terutama untuk menjagkau daerah yang memiliki "hutan  dan pulau-pulau seperti Indonesia,” kata Cassidy.

Cassidy menambahkan perusahaan telekomunikasi akan menggunakan masa percobaan untuk menentukan harga dan penagihan sementara Google berhasil masalah teknis.
|reuters.com |Winda Efanur FS|

back to top