Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Gerhana matahari “Ring of Fire” terjadi hari ini

Gerhana matahari “Ring of Fire” terjadi hari ini

Australia-KoPi, Hari ini, gerhana matahari langka yang dikenal dengan “Ring of Fire” terjadi.  Fenomena ini dapat disaksikan dari beberapa belahan dunia, salah satunya adalah Australia.

Sore ini matahari akan berubah dari bola api menjadi lingkaran cincin api karena matahari melintas dan menyeberangi garis edar matahari.


Fenomena angkasa satu ini terjadi karena bulan hampir berada di titik terjauh dari Bumi sehingga ukuran bulan terlalu kecil dan tak mampu untuk  menutupi seluruh permukaan Matahari. Sehingga bagian luar matahari masih dapat terlihat.


Gerhana ini akan menyajikan pemandangan angkasa yang sangat luar biasa indah. Namun, melihat gerhana ini menggunakan teleskop atau bahkan mata telanjang sangatlah tidak disarankan karena melihat dengan kedua cara ini akan membuat retina terbakar dan mengakibatkan kebutaan.


Pemandangan ini dapat dilihat dengan aman jika kita melihatnya menggunakan pin hole projector, kacamata las atau lebih aman lagi kita dapat melihatnya melalui tayangan televisi.


(Ana Puspita Sari)
Sumber: News.com.au

back to top