Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Gerhana matahari “Ring of Fire” terjadi hari ini

Gerhana matahari “Ring of Fire” terjadi hari ini

Australia-KoPi, Hari ini, gerhana matahari langka yang dikenal dengan “Ring of Fire” terjadi.  Fenomena ini dapat disaksikan dari beberapa belahan dunia, salah satunya adalah Australia.

Sore ini matahari akan berubah dari bola api menjadi lingkaran cincin api karena matahari melintas dan menyeberangi garis edar matahari.


Fenomena angkasa satu ini terjadi karena bulan hampir berada di titik terjauh dari Bumi sehingga ukuran bulan terlalu kecil dan tak mampu untuk  menutupi seluruh permukaan Matahari. Sehingga bagian luar matahari masih dapat terlihat.


Gerhana ini akan menyajikan pemandangan angkasa yang sangat luar biasa indah. Namun, melihat gerhana ini menggunakan teleskop atau bahkan mata telanjang sangatlah tidak disarankan karena melihat dengan kedua cara ini akan membuat retina terbakar dan mengakibatkan kebutaan.


Pemandangan ini dapat dilihat dengan aman jika kita melihatnya menggunakan pin hole projector, kacamata las atau lebih aman lagi kita dapat melihatnya melalui tayangan televisi.


(Ana Puspita Sari)
Sumber: News.com.au

back to top