Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Gerhana Bulan total terpendek pada abad ini

Gerhana Bulan total terpendek pada abad ini

KoPi| Pada Sabtu 4 April, akan terjadi gerhana bulan total terpendek abad ini. Untuk wilayah Indonesia dan Australia gerhana berlangsung lama lebih dari satu jam. Berbeda dengan wilayah Amerika Serikat berlangsung singkat kurang dari lima menit.

Mengenai warma merah, petugas NASA mengatakan perubahan warna dapat membuat tampilan dramatis, terutama bagi manusia di masa lalu.
Bagi manusia zaman dahulu, [gerhana bulan] adalah saat mereka khawatir bahwa kehidupan akan berakhir, karena bulan menjadi merah darah dan cahaya yang diberikan bulan pada malam hari, mungkin telah dirampas secara permanen," Mitzi Adams, seorang astronom di NASA Marshall.

Proses terjadinya gerhana bulan, bayangan Bumi memiliki lingkaran luar, yang disebut penumbra, dan inti bagian dalam, disebut umbra. Bulan masuk ke dalam penumbra, tampak gelap, seakan gigitan telah dibawa keluar. Ketika bulan melewati umbra meskipun umbra merupakan bagian yang dalam, warna merah.
Gerhana akhir pekan ini sangat singkat karena bulan hanya melewati pinggiran umbra. (The terpendek gerhana bulan total yang tercatat dalam sejarah, menurut Adams, adalah pada tahun 1529 dan berlangsung hanya 1 menit dan 41 detik).

Gerhana tidak akan terlihat di Eropa atau sebagian besar Afrika. Gerhana parsial akan terlihat di semua kecuali bagian timur Amerika Selatan. Lokasi tampilan terbaik pada gerhana total akan berada di wilayah Pasifik, termasuk Australia timur, Selandia Baru, dan bagian lain dari Oseania.|space.com|Hima|


Media

back to top