Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Gerhana Bulan total terpendek pada abad ini

Gerhana Bulan total terpendek pada abad ini

KoPi| Pada Sabtu 4 April, akan terjadi gerhana bulan total terpendek abad ini. Untuk wilayah Indonesia dan Australia gerhana berlangsung lama lebih dari satu jam. Berbeda dengan wilayah Amerika Serikat berlangsung singkat kurang dari lima menit.

Mengenai warma merah, petugas NASA mengatakan perubahan warna dapat membuat tampilan dramatis, terutama bagi manusia di masa lalu.
Bagi manusia zaman dahulu, [gerhana bulan] adalah saat mereka khawatir bahwa kehidupan akan berakhir, karena bulan menjadi merah darah dan cahaya yang diberikan bulan pada malam hari, mungkin telah dirampas secara permanen," Mitzi Adams, seorang astronom di NASA Marshall.

Proses terjadinya gerhana bulan, bayangan Bumi memiliki lingkaran luar, yang disebut penumbra, dan inti bagian dalam, disebut umbra. Bulan masuk ke dalam penumbra, tampak gelap, seakan gigitan telah dibawa keluar. Ketika bulan melewati umbra meskipun umbra merupakan bagian yang dalam, warna merah.
Gerhana akhir pekan ini sangat singkat karena bulan hanya melewati pinggiran umbra. (The terpendek gerhana bulan total yang tercatat dalam sejarah, menurut Adams, adalah pada tahun 1529 dan berlangsung hanya 1 menit dan 41 detik).

Gerhana tidak akan terlihat di Eropa atau sebagian besar Afrika. Gerhana parsial akan terlihat di semua kecuali bagian timur Amerika Selatan. Lokasi tampilan terbaik pada gerhana total akan berada di wilayah Pasifik, termasuk Australia timur, Selandia Baru, dan bagian lain dari Oseania.|space.com|Hima|


Media

back to top