Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Geger bunyi seperti terompet Izrail

Geger bunyi seperti terompet Izrail
KoPi| Penduduk Amerika Serikat (AS), Jerman, Kanada, Australia, Ukraina, dan Belarus menjadi saksi fenomena suara yang mengejutkan dari langit. Suara itu membuat banyak orang menjadi terkejut dan mencari-cari asal suara. Namun, bahkan setelah para ahli astronomi pun mencoba mencari, mereka tidak mampu menyimpulkan secara tepat.
 
Banyak orang beriman dari kalangan agama samawi, Yahudi, Nasrani, Islam menduga-duga itu adalah suara sangkakala atau terompet Malaikat Izrail. Jauh, sebelumnya, di tahun 2008 suara itu juga pernah terdengar dari langit.
 
Menurut Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), suara misterius tersebut berasal dari 'suara latar belakang' yang dikeluarkan bumi.
 
Ilmuwan menyebut suara-suara seperti itu dengan nama tweeks, whistlers, dan sferics.
 "Jika manusia memiliki antena radio, bukannya telinga, kita akan mendengar simfoni luar biasa atau suara aneh yang dikeluarkan planet kita," kata Juru Bicara NASA.
 
"Suara itu seperti musik latar dari film science fiction nan flamboyan. Namun, ini bukanlah film science fiction. Emisi radio alami yang dikeluarkan bumi benar-benar nyata. Meski kita seringkali tidak menyadari suara-suara itu, mereka selalu ada di sekitar kita," sambungnya.
 
Sementara itu di kawasan Asia belum ada kabar masyarakat mendengar suara misterius secara langsung. Beberapa tokoh agama Islam meyakini bahwa sebelum sangkakala dibunyikan Isa al-Masih turun ke dunia untuk memerangi Dajjal. Tapi mereka tidak bisa memberikan keterangan apakah Isa as turun baru terompet, atau terompet dulu kemudian disusul Dajjal dan Isa al masih.

Media

back to top