Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Gawat, Panda satwa langka no 1 China dibunuh pemburu

Gawat, Panda satwa langka no 1 China dibunuh pemburu

Beijing -KoPi| Polisi di barat daya China menangkap 10 orang pemburu panda raksasa perempuan. Para pemburu membunuh panda untuk dijual bagian-bagian tubuhnya.

Panda raksasa adalah spesies langka yang berada di daftar puncak satwa yang dilindungi China. Perburuan mereka jarang, tetapi karena langka menjadi komoditas mahal di pasar gelap.

China Central Television mengatakan polisi hutan di provinsi Yunnan menemukan brang bukti berupa kulit panda, daging, tulang dan organ internal dari panda. Jika terbukti bersalah, tersangka bisa dipenjara selama bertahun-tahun.

Menurut pihak berwenang salah satu tersangka dari keluarganya Wang, menyiapkan jebakan setelah ia menemukan domba-dombanya telah dibunuh oleh binatang liar pada bulan Desember.

Setelah ia menemukan perangkap rusak dan saudaranya melihat jejak kaki binatang liar, kedua orang melacak panda dan membunuhya.

Orang-orang menjual 35 kilogram daging panda raksasa dan empat kaki untuk 4.800 yuan ($ 800) untuk satu pembeli, lalu bagian-bagian tersebut dijual lagi kepada orang lain.

Sensus terakhir menunjukkan populasi panda liar tumbuh 268 dengan total 1.864 di Cina sejak survei terakhir yang berakhir pada tahun 2003.

World Wide Fund for Nature mengatakan perburuan, ancaman tradisional untuk panda liar di Cina, telah menurun namun pembangunan ekonomi telah menjadi ancaman besar.

Pembangkit listrik tenaga air, jalan, dan proyek-proyek pertambangan mengganggu habitat alami hewan.

Namun, para pejabat Cina mengatakan perburuan hewan langka dan penyelundupan bagian mereka tetap masalah.

Pihak berwenang sedang meningkatkan upaya untuk menindak tindakan membahayakan hewan langka. |foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top