Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

FDA peringatkan stimulant dan suplemen illegal

FDA peringatkan stimulant dan suplemen illegal

KoPi|Badan Pangan dan Administrasi Drug Amerika memperingatkan untuk menghentikan penjualan suplemen diet. Suplemen berupa stimulan DMBA serta menghentikan produk-produk lain yang sekirannya berbahaya.

Pada tanggal 24 april salah satu produsen, 1ViZN LLC, tercatat bahwa mengandung Velocity dan juga AMP sebagai bahan makanan. AMP juga dikenal sebagai 1,3-Dimethylbutylamine, DMBA, 2-amino-4-methylpentane dan metil-2-pentanamine.

FDA mengatakan Velocity di anggap berbahaya karena tidak ada informasi yang cukup untuk memberikan keyakinan bahwa itu aman untuk digunakan.
FDA mengatakan dianggap Velocity dipalsukan karena tidak ada informasi yang cukup untuk memberikan keyakinan memadai bahwa DMBA aman.

Pada awal bulan ini lima perusahan sudah diperingatan untuk menghentikan penjualan suplemen makananan yang mengandung stimulan beta-methylphenylethylamine atau  BMPEA yang sering tersebunyi dalam suplemen yang mengandung Acacia rigidula.

Tindakan FDA sendiri sangat didukung oleh beberapa lembaga dan juga dosen dari Universitas Harvard Dr. Pieter Cohen yang sudah mempelajari tentang sintesis stimulant dalam suplemen.

“Ini merupakan berita yang sangat bagus”, Kata Cohen “daripada harus menunggu hingga terkena penyakit jantung, stroke dan bahkan kematian akan lebih baik jika ada model stimulant yang baru. Dengan begitu FDA telah membuat kejelasan bahwa DMDA tidak diperbolehkan dalam suplemen.” |Foxnews|Meiga Dwi A.|

   

back to top