Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

FDA peringatkan stimulant dan suplemen illegal

FDA peringatkan stimulant dan suplemen illegal

KoPi|Badan Pangan dan Administrasi Drug Amerika memperingatkan untuk menghentikan penjualan suplemen diet. Suplemen berupa stimulan DMBA serta menghentikan produk-produk lain yang sekirannya berbahaya.

Pada tanggal 24 april salah satu produsen, 1ViZN LLC, tercatat bahwa mengandung Velocity dan juga AMP sebagai bahan makanan. AMP juga dikenal sebagai 1,3-Dimethylbutylamine, DMBA, 2-amino-4-methylpentane dan metil-2-pentanamine.

FDA mengatakan Velocity di anggap berbahaya karena tidak ada informasi yang cukup untuk memberikan keyakinan bahwa itu aman untuk digunakan.
FDA mengatakan dianggap Velocity dipalsukan karena tidak ada informasi yang cukup untuk memberikan keyakinan memadai bahwa DMBA aman.

Pada awal bulan ini lima perusahan sudah diperingatan untuk menghentikan penjualan suplemen makananan yang mengandung stimulan beta-methylphenylethylamine atau  BMPEA yang sering tersebunyi dalam suplemen yang mengandung Acacia rigidula.

Tindakan FDA sendiri sangat didukung oleh beberapa lembaga dan juga dosen dari Universitas Harvard Dr. Pieter Cohen yang sudah mempelajari tentang sintesis stimulant dalam suplemen.

“Ini merupakan berita yang sangat bagus”, Kata Cohen “daripada harus menunggu hingga terkena penyakit jantung, stroke dan bahkan kematian akan lebih baik jika ada model stimulant yang baru. Dengan begitu FDA telah membuat kejelasan bahwa DMDA tidak diperbolehkan dalam suplemen.” |Foxnews|Meiga Dwi A.|

   

back to top