Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Melihat salju, pria ini ditembak orang tak dikenal

Melihat salju, pria ini ditembak orang tak dikenal

KoPi|Ahmed Al Jumaili seorang pria Irak yang baru pindah ke Dallas Texas untuk bertemu kembali dengan istrinya. Ia ditembak ketika mengambil gambar salju pertamanya. Ahmed menonton salju untuk pertama kalinya di luar apartemennya di Dallas.

Menurut laporan Polisi ada empat orang yang menembak Ahmed. Setelah menembak mereka kabur. Hal ini masih tidak diketahui apakah pria yang berusia 36 tahun ini adalah korban dari serangan liar atau sengaja menjadi target.

Ahmed baru tiba di Amerika 20 hari yang lalu, untuk bertemu kembali dengan istrinya setelah menghabiskan satu tahun berpisah. Ketika Ahmed ditembak, istrinya sedang bersamanya. Dalam kasus ini The Dallas-Fort Worth dari Council on American-Islamic Relation (CAIR) akan menghadiahkan lebih dari 7000 USD bagi yang berhasil menangkap tersangka.

Detektif mengatakan mereka optimis akan menerima informasi yang akan membantu mereka untuk menangkap pria bersenjata itu.|Mirror.co.uk|MNC|

back to top