Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Dokter dari New York ini dinyatakan bebas dari Ebola

Dokter dari New York ini dinyatakan bebas dari Ebola

USA-KoPi- Dokter New York yang sebelumnya di diagnosa terkena Ebola kini telah dinyatakan bersih dan telah keluar dari rumah sakit. Craig Spencer terkena Ebola setelah dia merawat pasiennya di Afrika Barat.

“kini saya telah sembuh dan dapat dipastikan bahwa penyakit itu tidak akan menular.” Dr. Craig Spencer mengatakan.

Walikota New York, Bill de Blassio memberikan sambutan yang hangat atas kesembuhannya. Dokter yang berusia 33 tahun tersebut telah merawat pasiennya yang terkena ebola di Guinea selama beberapa waktu. Dia di isolasi selama 20 hari di rumah sakit Manhattan Bellevue setelah positif terkena ebola pada tanggal 23 Oktober. Dia adalah orang ke empat yang di diagnosa Ebola di Amerika.

Satu orang lainnya, Liberian Thomas Eric Duncan meninggal di Texas setelah masuk ke Amerika dari Liberia. Hampir 5.000 orang telah meninggal dunia karena virus mematikan itu. Paling parah Ebola menyerang negara-negara di Afrika Barat seperti Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.|news.xinhuanet.com|Linatul Malihah|

 

back to top