Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Ditanya 'Kapan enyahkan Muslim dari Amerika', ini jawaban Donald Trump

Ditanya 'Kapan enyahkan Muslim dari Amerika', ini jawaban Donald Trump
KoPi| Kandidat calon presiden Amerika Donald Trump memang tak pernah berhenti bikin sensasi. Setelah baru-baru ini dibicarakan di Indonesia karena bertemu dengan politisi dan anggota DPR RI, raja properti tersebut membuat pernyataan pedas dalam sebuah kampanyenya.
 

Saat berkampanye di New Hampshire, seorang peserta kampanye yang menyebut Presiden Barack Obama sebagai seorang Muslim dan bukan warga Amerika mengajukan pertanyaan pada Trump.

"Kita punya masalah di negara ini, yang disebut Muslim. Kita tahu presiden kita saat ini adalah salah satu dari mereka. Anda tahu dia bukan seorang warga Amerika. Mereka mendirikan camp pelatihan di mana mereka berlatih untuk membunuh kita. Pertanyaan saya, kapan kita enyahkan mereka?" tanya pria tersebut pada Trump.

Trump tampak terkesan dengan pertanyaan pria tersebut dan menjawab pertanyaannya. "Kita akan menyelidiki berbagai hal. Banyak orang di luar sana mengatakan hal-hal buruk terjadi di luar. Kami akan menyelidiki hal itu," jawab kandidat calon presiden dari Partai Republik tersebut.

Pada tahun 2011, Trump pernah mempertanyakan kewarganegaraan Obama dan menuntut Obama menunjukkan akta kelahirannya. Meski Obama menunjukkan bahwa akta kelahirannya benar ada, Trump terus mempertanyakan keaslian akta tersebut. |Huffington Post

back to top