Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Ditanya 'Kapan enyahkan Muslim dari Amerika', ini jawaban Donald Trump

Ditanya 'Kapan enyahkan Muslim dari Amerika', ini jawaban Donald Trump
KoPi| Kandidat calon presiden Amerika Donald Trump memang tak pernah berhenti bikin sensasi. Setelah baru-baru ini dibicarakan di Indonesia karena bertemu dengan politisi dan anggota DPR RI, raja properti tersebut membuat pernyataan pedas dalam sebuah kampanyenya.
 

Saat berkampanye di New Hampshire, seorang peserta kampanye yang menyebut Presiden Barack Obama sebagai seorang Muslim dan bukan warga Amerika mengajukan pertanyaan pada Trump.

"Kita punya masalah di negara ini, yang disebut Muslim. Kita tahu presiden kita saat ini adalah salah satu dari mereka. Anda tahu dia bukan seorang warga Amerika. Mereka mendirikan camp pelatihan di mana mereka berlatih untuk membunuh kita. Pertanyaan saya, kapan kita enyahkan mereka?" tanya pria tersebut pada Trump.

Trump tampak terkesan dengan pertanyaan pria tersebut dan menjawab pertanyaannya. "Kita akan menyelidiki berbagai hal. Banyak orang di luar sana mengatakan hal-hal buruk terjadi di luar. Kami akan menyelidiki hal itu," jawab kandidat calon presiden dari Partai Republik tersebut.

Pada tahun 2011, Trump pernah mempertanyakan kewarganegaraan Obama dan menuntut Obama menunjukkan akta kelahirannya. Meski Obama menunjukkan bahwa akta kelahirannya benar ada, Trump terus mempertanyakan keaslian akta tersebut. |Huffington Post

back to top