Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Ditanya 'Kapan enyahkan Muslim dari Amerika', ini jawaban Donald Trump

Ditanya 'Kapan enyahkan Muslim dari Amerika', ini jawaban Donald Trump
KoPi| Kandidat calon presiden Amerika Donald Trump memang tak pernah berhenti bikin sensasi. Setelah baru-baru ini dibicarakan di Indonesia karena bertemu dengan politisi dan anggota DPR RI, raja properti tersebut membuat pernyataan pedas dalam sebuah kampanyenya.
 

Saat berkampanye di New Hampshire, seorang peserta kampanye yang menyebut Presiden Barack Obama sebagai seorang Muslim dan bukan warga Amerika mengajukan pertanyaan pada Trump.

"Kita punya masalah di negara ini, yang disebut Muslim. Kita tahu presiden kita saat ini adalah salah satu dari mereka. Anda tahu dia bukan seorang warga Amerika. Mereka mendirikan camp pelatihan di mana mereka berlatih untuk membunuh kita. Pertanyaan saya, kapan kita enyahkan mereka?" tanya pria tersebut pada Trump.

Trump tampak terkesan dengan pertanyaan pria tersebut dan menjawab pertanyaannya. "Kita akan menyelidiki berbagai hal. Banyak orang di luar sana mengatakan hal-hal buruk terjadi di luar. Kami akan menyelidiki hal itu," jawab kandidat calon presiden dari Partai Republik tersebut.

Pada tahun 2011, Trump pernah mempertanyakan kewarganegaraan Obama dan menuntut Obama menunjukkan akta kelahirannya. Meski Obama menunjukkan bahwa akta kelahirannya benar ada, Trump terus mempertanyakan keaslian akta tersebut. |Huffington Post

back to top