Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

'Kartun Muhammad' akan diajarkan di sekolah

'Kartun Muhammad' akan diajarkan di sekolah

Denmark-KoPi| Sebuah proposal baru meminta sekolah memasukan kasus penembakan Charlie Hebdo dan Kartun Islam Nabi Muhammad dalam mata pelajaran. Dilansir dari Washington Post, pemimpin oposisi negara itu sepakat kartun kontroversial pertama yang dicetak di surat kabar Jyllands-Posten akan muncul di buku pelajaran sekolah. 

Kedua Partai, baik partai Konservatif maupun Partai Rakyat Denmark Rakyat telah menyuarakan dukungan mereka terhadap gagasan itu.

"Ini hal yang lumrah ketika kartun menjadi bagian dari materi. Dan guru dapat memilih untuk menggunakannya," kata Mai Mercado juru bicara Partai Konservatif Rakyat.

Surat kabar Jyllands-Posten sendiri sejak awal kemunculannya memicu kontroversi pada bulan September 2005. Setelah menerbitkan serangkaian 12 kartun Nabi Muhammad termasuk satu gambar yang cukup kontroversial yang menunjukkan nabi memakai bom di tempat sorban.

Kartun tersebut justru menginspirasi banyak seniman - termasuk beberapa pekerja di Charlie Hebdo - menggambar kartun Mohammad ala mereka sendiri. Akibatnya surat kabar mendapat cercaan termasuk ancaman pembunuhan.

Terkait pengajarannya nanti guru bebas memilih mau atau tidak mencetak ulang kartun dalam buku. Sebagai ajaran dalam sejarah kelas. Partai Rakyat Denmark percaya ajaran kartun harus wajib dan harus menjadi bagian dari studi agama.

Menurut laporan banyak lembaga kursus Denmark menggunakan kartun pada jenjang sekolah menengah, meskipun tidak wajib.

Namun presiden Asosiasi guru Sejarah dan Ilmu Sosial Denmark, Dennis Hornhave Jacobsen mengatakan mengajar kartun di kelas adalah ide yang buruk. "Itu bisa mengakhiri diskusi yang nyata, untuk kebebasan berekspresi, karena anak-anak di sekolah-sekolah hanya berhenti pada objek Muhammad yang menyenangkan dan diskusi akan berhenti di situ. "

Selain itu, Asosiasi Kepala Sekolah Denmark Claus Hjortdal mengatakan kepada BBC bahwa dia percaya penerbitan gambar akan menyebabkan bullying.
|foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top