Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Deal ! PBB restui nuklir Iran

Presiden Hassan Rouhani Presiden Hassan Rouhani

Iran-KoPi| Parlemen Iran mendapat dukungan dari dunia dalam program nuklir. Keberhasilan ini menandakan kemenangan bagi pemerintah atas pihak konservatif yang menentang program nuklir.

Banyak anggota parlemen menentang keras keputusan Rencana Bersama Aksi (JCPOA), dari hasil yang dicapai oleh pemerintah Presiden Hassan Rouhani dengan perwakilan PBB pada 14 Juli.

"Anggota parlemen membuat keputusan dianggap baik hari ini menunjukkan mereka memiliki pemahaman yang baik tentang situasi di negara itu," kata juru bicara pemerintah Mohammad Baqer Nobakht dalam konferensi pers.

RUU disahkan dari hasil voting 161 orang. Terdiri dari 59 orang menentang dan 13 abstain. Hasil ini akan diserahkan kepada badan administrasi untuk persetujuan akhir dan bagian dalam hukum.

Sebagai tindak lanjut Badan pengawas nuklir PBB, IAEA, membutuhkan persetujuan dari badan keamanan Iran sebelum mengunjungi situs militer. Menghindari adanya perbedaan pendapat yang mungkin terjadi.

RUU melegalkan Iran untuk melanjutkan kegiatan nuklirnya, namun masih terikat dalam pengawasan dari JCPOA. Dari kesepakatan 14 Juli, negara yang berhak melakukan pengawasan seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia.

Perjanjian tersebut mengakhiri permusuhan antara Iran dan Barat. Negara-negara Barat sempat menduga program itu bertujuan untuk mengembangkan sarana untuk membangun sebuah bom atom, namun Teheran mengatakan program energi atom untuk perdamaian.
|www.reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top