Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Datang ke pernikahan gay, 8 pria Mesir dipenjara

Datang ke pernikahan gay, 8 pria Mesir dipenjara

Mesir-KoPi. Delapan pemuda divonis 3 tahun penjara oleh pengadilan Kairo karena datang pada upacara pernikahan pasangan gay.

Hal ini diketahui melalui tersebarnya rekaman ponsel yang diambil saat pernikahan. Rekaman itu menunjukkan 2 pria bertukar cincin dalam pesta di atas kapal di Sungai Nil. Terlihat gambar kue dan sekelompok orang bersorak ketika ada dua pria berpelukan.

Pernikahan ini ilegal secara hukum pemerintah dan agama. Setelah itu puluhan orang ditangkap oleh polisi. Setelah reka ulang adegan 8 laki-laki dalam video dijatuhi hukuman penjara karena telah menjadi dalang terselenggaranya pesta.

Homoseksualitas terlihat tabu di Mesir. Bukan pertama kalinya komunitas LGBT diperlakukan tidak adil. Pada pemerintahan Presiden Abdel Fatah Al Sisi, telah lebih dari 80 homoseksual dan transeksuals ditangkap.

Scott Long, seorang aktivis hak asasi manusia khususnya LGBT yang berbasis di Kairo mengutarakan bahwa penangkapan yang terbaru ini merupakan kekerasan. Tidak seperti negara-negara lain, Mesir tidak memiliki hukum eksplisit mengenai homoseksualitas.

Jaksa menggunakan hukum yang berhubungan dengan moral dan kesusilaan publik untuk menjerat orang-orang yang diduga komunitas LGBT. |news.sky.com | Anisah haidaratul Hanifah | Editor: Winda Efanur FS |

 

 

 

back to top