Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Dalai Lama tegur Aung San Suu Kyi soal Rohingya

Dalai Lama tegur Aung San Suu Kyi soal Rohingya
KoPi | Dalai Lama mendesak pemimpin demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi untuk bertindak mengatasi persoalan Rohingya. Selama ini Suu Kyi masih belum memberikan komentar apapun mengenai isu Rohingya.
 

Dalai Lama disebutkan telah dua kali memohon kepada Aung San Suu Kyi untuk bersuara mengenai Rohingya. Permintaan pertama disampaikan Dalai Lama pada tahun 2012, ketika konflik berdarah meletus di Rakhine.

"Ini sangat menyedihkan. Saya berharap Suu Kyi sebagai peraih Nobel Perdamaian dapat berbuat sesuatu. Saya telah dua kali bertemu Suu Kyi, pertama di London dan kedua di Ceko. Saya telah menyebutkan masalah ini dan ia mengatakan bahwa ada beberapa kendala yang sangat rumit," ungkap Dalai Lama pada The Australian, seperti dikutip The Guardian. 

"Meski demikian, saya merasa ia dapat berbuat sesuatu," lanjut Dalai Lama.

Persoalan Rohingya sendiri sebenarnya telah terjadi sejak ratusan tahun di Myanmar, namun baru kali ini terungkap. Apalagi, skala isu kian membesar setelah ratusan ribu warga etnis Rohingya terpaksa melarikan diri dari Myanmar. Masih ada sekitar satu juta warga etnis Rohingya yang saat ini terjebak di Myanmar.

Dalai Lama mengatakan tidak cukup bantuan yang diberikan pada warga Rohingya. "Ada yang salah dengan cara pikir nilai-nilai kemanusiaan. Kita kurang peduli pada nyawa orang lain, pada kesejahteraan orang lain," kata Dalai Lama. | The Guardian

back to top