Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Cuaca hangat membawa bakteri langka "Flesh-Eating Ke Pantai Florida

abcNews abcNews

Folrida-KoPi| Sebuah bakteri yang berpotensi mematikan tumbuh subur di air asin yang hangat. Bakteri ini telah menginfeksi sedikitnya tujuh orang dan menewaskan di dua tahun terakhir kota Florida, kata seorang pejabat kesehatan negara.

“Orang-orang dapat terinfeksi Vibrio Vulnificus ketika mereka makan kerang mentah,” kata juru bicara Departemen Kesehatan Florida Mara Burger. “Karena secara alami bakteri ini ditemukan di perairan laut hangat, orang-orang dengan luka terbuka bisa terkena Vibrio Vulnificus melalui kontak langsung dengan air laut.”

Bakteri ini sangat lazim ditemukan di musim panas dan tumbuh dengan cepat pada suhu 68-95 derajat Fahrenheit, kata pejabat kesehatan. Mencatat bahwa sebagian besar kasus ini terjadi antara bulan Mei dan Oktober.

Pada tahun sebelumnya sedikitnya ada 32 kasus dan tujuh korban meninggal yang dilaporkan dari orang yang terinfeksi dari bakteri Vibrio Vulnificus, menurut Departemen Kesehatan.

Jika kerang mentah dikonsumsi, bakteri yang ada di dalamnya dapat menyebabkan gastroenteritis dan dalam kasus yan jarang terjadi dapat menyebabkan septikimia, atau infeksi darah. Jika bakteri menginfeksi tubuh melalui luka terbuka, luka akan semakin parah dan harus diamputasi sebagai tindak penyelamatan pada hidup pasien, kata para ahli. Gejala lain bisa disebut dengan lesi atau selulitis, yang merupakan infeksi bakteri yang ada pada bawah permukaan kulit.

Untuk kontrol dan pencegahan penyakit, Pusat Kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan untuk menghindari infeksi Vibrio Vulnificus dengan :

Hindari mengekspos luka terbuka terkena air asin, air payau secara langsung dan penderita luka terbuka dilarang mengkonsumsi kerang mentah. Kerang yang dikonsumsi adalah kerang yang telah dimasak dengan proses masak yang sempurna.

Kenakan pakaian pelindung saat bersentuhan langsung dengan kerang mentah.|ABC News| Anisa Fitri

back to top