Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Cuaca hangat membawa bakteri langka "Flesh-Eating Ke Pantai Florida

abcNews abcNews

Folrida-KoPi| Sebuah bakteri yang berpotensi mematikan tumbuh subur di air asin yang hangat. Bakteri ini telah menginfeksi sedikitnya tujuh orang dan menewaskan di dua tahun terakhir kota Florida, kata seorang pejabat kesehatan negara.

“Orang-orang dapat terinfeksi Vibrio Vulnificus ketika mereka makan kerang mentah,” kata juru bicara Departemen Kesehatan Florida Mara Burger. “Karena secara alami bakteri ini ditemukan di perairan laut hangat, orang-orang dengan luka terbuka bisa terkena Vibrio Vulnificus melalui kontak langsung dengan air laut.”

Bakteri ini sangat lazim ditemukan di musim panas dan tumbuh dengan cepat pada suhu 68-95 derajat Fahrenheit, kata pejabat kesehatan. Mencatat bahwa sebagian besar kasus ini terjadi antara bulan Mei dan Oktober.

Pada tahun sebelumnya sedikitnya ada 32 kasus dan tujuh korban meninggal yang dilaporkan dari orang yang terinfeksi dari bakteri Vibrio Vulnificus, menurut Departemen Kesehatan.

Jika kerang mentah dikonsumsi, bakteri yang ada di dalamnya dapat menyebabkan gastroenteritis dan dalam kasus yan jarang terjadi dapat menyebabkan septikimia, atau infeksi darah. Jika bakteri menginfeksi tubuh melalui luka terbuka, luka akan semakin parah dan harus diamputasi sebagai tindak penyelamatan pada hidup pasien, kata para ahli. Gejala lain bisa disebut dengan lesi atau selulitis, yang merupakan infeksi bakteri yang ada pada bawah permukaan kulit.

Untuk kontrol dan pencegahan penyakit, Pusat Kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan untuk menghindari infeksi Vibrio Vulnificus dengan :

Hindari mengekspos luka terbuka terkena air asin, air payau secara langsung dan penderita luka terbuka dilarang mengkonsumsi kerang mentah. Kerang yang dikonsumsi adalah kerang yang telah dimasak dengan proses masak yang sempurna.

Kenakan pakaian pelindung saat bersentuhan langsung dengan kerang mentah.|ABC News| Anisa Fitri

back to top