Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Colin Pillinger tutup usia

Colin Pillinger tutup usia

London-KoPi, Colin Pillinger seorang ilmuwan hebat yang dikenal melalui kegagalannya mendaratkan satelit Inggris di Planet Mars, telah wafat di usia 70 tahun.

Menurut keluarganya (Kamis), Pillinger meninggal di rumah sakit Addenbrooke, Cambridge, setelah menderita pendarahan di otak saat dia tengah duduk di taman. Pillinger, dikenal sebagai professor ahli ilmu antar planet dari Open University, yang sebagian besar disokong dana dari Beagle 2 antariksa.

Selain terkenal karena kegagalannya, sosok Pillinger juga terkenal dengan cambang lebatnya. Kegagalannya mendaratkan satelit Inggris di Mars memang mengecewakan tetapi dirinya masih tetap berusaha untuk harapan kedua.

“Kita belum bisa menyelesaikan misi ke Planet Mars,” katanya di tahun 2005. “Ilmu pengetahuan sekarang menjadi lebih penting daripada sebelumnya.”
   
Royal astronom Inggris, Martin Rees, menyatakan bahwa  Pilinger adalah seorang “profesor eksentrik” yang berhasil mengkomunikasikan dan mempopulerkan ilmu pengetahuan.

Rees mengatakan bahwa misi Beagle “adalah sebuah kegagalan, namun kegagalan yang heroic”. Ada beberapa hal yang lebih berat dan lebih rumit sehingga misi ke Mars gagal. Dan dia layak mendapat pujian yang besar untuk cara dia menggalang dana guna mengatasi masalah yang ada. Dia mampu menginspirasi dan memberikan antusiasme selama ini. “

Pillinger memperoleh gelar PhD dari Universitas Swansea pada tahun 1968 dan mulai meniti karir di NASA dengan menganalisis contoh batu di bulan. Dia bekerja di Cambridge dan Open University, menjadi pioneer pada pembelajaran jarak.

Pillinger didiagnosa menderita sclerosis sejak tahun 2005, dia tinggal bersama istrinya Judith, seorang anak perempuan  Shusanah dan seorang anak laki-laki Nicolas.

(Winda Efanur FS)

Sumber: Foxnews

back to top