Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Cina klaim rudal sebagai operasi 'tradisi' pertahanan

Cina klaim rudal sebagai operasi 'tradisi' pertahanan

KoPi| Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop memandang sengketa Laut Cina Selatan menjadi perhatian, setelah keterlibatan militer di sana. Hal itu diawali Cina dengan menempatkan rudalnya di salah satu pulau Laut Cina Selatan.

Secara terpisah Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan rudal untuk menjaga pulau Woody bagian rantai Paracel. Cina seolah menunjukan penguasaannya sebelum diklaim oleh Vietnam dan Taiwan.

Dalam kunjungannya ke Cina, Bishop mengangkat isu militerisasi Laut Cina Selatan. Penasehat Negara Yang Jiechi menyampaikan kepada Bishop setahun yang lalu, Cina tidak berniat melakukan militerisasi pulau-pulau.

"Dalam kasus hebohnya rudal, yang disengketakan oleh Cina. Kami mengangkat masalah ini dan kami sudah membicarakan tentang hal itu. Meski demikian, Cina tidak menyangkal kehairan rudal. Namun Cina belum memberikan keterangan maksud dari penempatan rudal tersebut." tambah Bishop.

Cina mengklaim paling berkepentingan dengan Laut Cina Selatan sebagai lalu lintas perdagangan global setiap tahun. Selain Cina, negara lain seperti Vietnam, Malaysia, Brunei, Filipina dan Taiwan mengklaim memiliki kekuasaan di Laut Cina Selatan.

Sementara Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina,Hong Lei, tidak menyangkal atau pun membenarkan soal rudal. Dia justru menegaskan fasilitas pertahanan sudah ditempatkan di pulau-pulau sejak dekade yang lalu.
|reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top