Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Bus kelompok minoritas diserang 43 tewas

Bus kelompok minoritas diserang 43 tewas

Islamabad-KoPi| Sedikitnya 43 orang tewas dan 13 lainnya luka-luka ketika orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan di sebuah bus.

Bus tersebut membawa sekitar 65 penumpang dari kelompok minoritas di kota pelabuhan selatan Pakistan Karachi pada hari Rabu pagi.

Inspektur Jenderal Polisi Ghulam Haider Jamali mengatakan bahwa enam orang bersenjata tak dikenal datang pada tiga sepeda motor memasuki bus setelah berhenti dan membuka menembak tanpa pandang bulu pada orang yang duduk di dalam.

Dia mengatakan para penyerang menembak sopir bus pertama dan kemudian penumpang dengan pistol ukuran 9 mm lalu bergegas kabur.

Bus yang diserang milik Al-Azhar Taman Colony minoritas Ismailiyah bagian kecil dari Muslim Syiah yang berbasis di Karachi.

Penyerangan bus sekitar 9:30 (waktu setempat) di safoora Chowrangi daerah Karachi, ibu kota provinsi selatan Sindh. Korban yang terluka telah dilarikan ke Abbasi Shaheed Hospital dan Rumah Sakit Jinnah

Sementara polisi masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai kasus ini
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Perdana Menteri Nawaz Sharif mengutuk serangan, dan memerintahkan Menteri Dalam Negeri Chaudhry Nisar Ali Khan untuk menghubungi pejabat yang bersangkutan untuk mencari laporan atas insiden tersebut.

Pemrintah Pakistan memberikan kompensasi kepada korban meninggal masing-masing sebesar 5.000 USD dan masing-masing 2.000 USD korban yang terluka. |Xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top