Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Bunker rahasia milik Enver Hoxha dibuka untuk umum

Bunker rahasia milik Enver Hoxha dibuka untuk umum

Albania-KoPi-Bunker yang menjadi tempat persembunyian mantan presiden Albania, Enver Hoxha, kini telah dibuka untuk umum pada Sabtu (22/11). Bunker ini dibangun saat perang dingin oleh para komunis yang pada waktu itu merasa takut akan serangan Barat.

Selama 40 tahun pemerintahan Hoxha, Albania adalah salah satu negara yang paling terisolasi,  dan sangat ketakutan terhadap serangan Barat. Dibangun secara sembunyi-sembunyi antara tahun 1972 hingga 1978, bunker dirancang untuk menjadi markas pusat para komunis saat perang nuklir.

Sekarang, 24 tahun setelah jatuhnya rezim komunis, pedesaan Albania masih dihiasi sisa-sisa sekitar 700.000 bunker. Bunker yang disebut sebagai "jamur" oleh penduduk setempat tersebut dibangun untuk menjadi tempat perlindungan bagi jutaan tentara Albania.

Dalam bunker mewah milik Hoxha, terdapat tempat tidur dengan kasur berwarna merah. Tak ketinggalan, radio era Soviet ditempatkan pada meja di samping tempat tidur tersebut. Dibangun di pegunungan sebelah timur ibukota Tirana, yang memiliki tinggi 2.685 meter persegi ini, tempat persembunyian bawah tanah dibangun. Bunker ini terdiri dari 106 kamar, termasuk bioskop.

Menurut berbagai sumber, Hoxha yang meninggal pada tahun 1985 itu memiliki banyak tempat perlindungan rahasia di Tirana yang dibangun untuk dirinya sendiri dan keluarganya.

"Kami memutuskan untuk membuka semuanya," jelas Perdana Menteri Albania, Edi Rama, setelah mengunjungi situs bunker.

"Ide untuk membangun bunker muncul setelah kunjungan Hoxha ke Korea Utara pada tahun 1964," juru bicara kementerian pertahanan Edlira Prendi menambahkan.

Bunker Hoxha telah menjadi daftar top secret selama puluhan tahun. Untuk selanjutnya, bunker akan ditempatkan di bawah perawatan Kementerian Pariwisata dan Budaya Albania, dan juga akan menjadi sebuah museum dan ruang pameran bagi para seniman. |News.com|AFP|

back to top