Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Bunker rahasia milik Enver Hoxha dibuka untuk umum

Bunker rahasia milik Enver Hoxha dibuka untuk umum

Albania-KoPi-Bunker yang menjadi tempat persembunyian mantan presiden Albania, Enver Hoxha, kini telah dibuka untuk umum pada Sabtu (22/11). Bunker ini dibangun saat perang dingin oleh para komunis yang pada waktu itu merasa takut akan serangan Barat.

Selama 40 tahun pemerintahan Hoxha, Albania adalah salah satu negara yang paling terisolasi,  dan sangat ketakutan terhadap serangan Barat. Dibangun secara sembunyi-sembunyi antara tahun 1972 hingga 1978, bunker dirancang untuk menjadi markas pusat para komunis saat perang nuklir.

Sekarang, 24 tahun setelah jatuhnya rezim komunis, pedesaan Albania masih dihiasi sisa-sisa sekitar 700.000 bunker. Bunker yang disebut sebagai "jamur" oleh penduduk setempat tersebut dibangun untuk menjadi tempat perlindungan bagi jutaan tentara Albania.

Dalam bunker mewah milik Hoxha, terdapat tempat tidur dengan kasur berwarna merah. Tak ketinggalan, radio era Soviet ditempatkan pada meja di samping tempat tidur tersebut. Dibangun di pegunungan sebelah timur ibukota Tirana, yang memiliki tinggi 2.685 meter persegi ini, tempat persembunyian bawah tanah dibangun. Bunker ini terdiri dari 106 kamar, termasuk bioskop.

Menurut berbagai sumber, Hoxha yang meninggal pada tahun 1985 itu memiliki banyak tempat perlindungan rahasia di Tirana yang dibangun untuk dirinya sendiri dan keluarganya.

"Kami memutuskan untuk membuka semuanya," jelas Perdana Menteri Albania, Edi Rama, setelah mengunjungi situs bunker.

"Ide untuk membangun bunker muncul setelah kunjungan Hoxha ke Korea Utara pada tahun 1964," juru bicara kementerian pertahanan Edlira Prendi menambahkan.

Bunker Hoxha telah menjadi daftar top secret selama puluhan tahun. Untuk selanjutnya, bunker akan ditempatkan di bawah perawatan Kementerian Pariwisata dan Budaya Albania, dan juga akan menjadi sebuah museum dan ruang pameran bagi para seniman. |News.com|AFP|

back to top