Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Buah segar kurangi resiko serangan jantung dan stroke

Buah segar kurangi resiko serangan jantung dan stroke

KoPi│“Sebuah apel dapat membuat dokter pergi”, begitulah kata pepatah lama yang nampaknya menjadi kebenaran saat ini.

Sebuah penelitian baru di Cina menemukan bahwa seseorang yang mengkonsumsi buah segar setiap hari memiliki resiko tingkat serangan jantung dan stroke yang lebih rendah, dibanding orang yang jarang mengkonsumsi buah segar.

Penemuan yang dipublikasikan oleh New England Journal of Medicine ini, berasal dari sebuah penelitian yang dilakukan pada 500 ribu orang dewasa di China, selama tujuh tahun. Di China sendiri tingkat konsumsi buah segar jauh lebih rendah dibandingkan di negara-negara seperti Inggris atau Amerika Serikat.

Para peneliti dari University of Oxford dan Chinese Academy of Medical Sciences melakukan penelitian nasional pada 500 ribu orang dewasa dari 10 daerah perkotaan dan pedesaan di seluruh China, penelitian ini dilakukan selama tujuh tahun melalui catatan kematian dan catatan elektronik mengenai penyakit dari rumah sakit yang ada.

Masyarakat yang menjadi obyek penelitian tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau perawatan terhadap anti-hipertensi ketika mereka pertama kali bergabung dalam penelitian ini.

Penelitian ini menemukan bahwa mengkonsumsi buah-buahan, terutama apel atau jeruk, berhubungan dengan beberapa faktor, seperti pendidikan, menurunkan tekanan darah, gula darah, dan tingkat perokok aktif di Cina.

Setelah dikenalnya faktor-faktor ini, 100-gram buah per hari juga terkait dengan kematian sepertiga kardiovaskular dan hal tersebut terjadi di seluruh wilayah penelitian, baik pada laki-laki maupun perempuan.

"Hubungan antara konsumsi buah dan risiko kardiovaskular tampaknya lebih kuat di Cina, di mana tingkat konsumsi buah pada masyarakatnya rendah, daripada di negara-negara berpenghasilan tinggi yang memiliki tingkat konsumsi buah yang lebih tinggi," kata Huaidong Du, seorang peneliti dari University of Oxford.

Selain itu buah di China kebanyaakan dikonsumsi secara langsung, sedangkan buah di negara-negara berpenghasilan tinggi kebanyakan diproses sebelum dimakan, dan banyak penelitian sebelumnya yang mengaitkan buah segar dan olahan buah, jelas Du.

Zhengming Chen, profesor di University of Oxford, mencatat bahwa sulit untuk mengetahui apakah resiko yang lebih rendah pada seseorang yang mengkonsumsi buah segar dalam jumlah yang banyak dikarenakan efek perlindungan dari buah tersebut.

"Jika ya, maka tingkat konsumsi buah segar yang tinggi di Cina dapat mencegah 500 ribu kematian kardiovaskular per tahun, termasuk 20 ribu penduduk di bawah usia 70 tahun, dan jumlah tersebut bahkan lebih besar dari serangan stroke dan jantung yang terjadi," tambah Chen. │Xinhua.net

back to top