Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Bom bunuh diri di masjid Syiah Arab Saudi

Bom bunuh diri di masjid Syiah Arab Saudi

Arab Saudi-KoPi| Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan setidaknya dua orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka dalam serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di timur Arab Saudi.

Dilansir dari kantor berita SPA aparat pemerintah Saudi sempat mencegah aksi keduanya. Saat pembom bunuh diri memasuki Masjid Imam Ridha di lingkungan Mahasen di wilayah al-Ahsa selama salat Jumat.

"Ketika petugas keamanan menghentikan mereka, salah satu meledakkan dirinya di pintu masuk masjid dan ada baku tembak dengan lainnya. Dia terluka dan ditangkap mengenakan sabuk peledak," kata juru bicara itu.

Hingga kini otoritas pemerintah setempat belum mengumumkan pihak di balik serangan bom tersebut. "Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut,"jelasnya.

Meskipun belum ada keterangan pelaku. Namun dugaan kuat mengarah kepada Negara Islam. Pasalnya pada akhir Oktober, Negara Islam Irak mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di kota Najran, di mana setidaknya satu orang tewas dan 16 lainnya terluka.

Negara Islam juga mengklaim dalang di balik serangan masjid di dalam pasukan markas khusus di kota Abha pada awal Agustus yang menewaskan 15 orang dan 9 luka-luka. |Al Jazeera|Winda Efanur FS|

back to top