Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Boko Haram lakukan penculikan lagi

Boko Haram lakukan penculikan lagi

Nigeria-KoPi- Militan Boko Haram mencuri para anak laki-laki dan laki-laki dewasa dalam sebuah penggerebekan di sebuah desa terpencil di Nigeria bagian timur laut, para militant Boko Haram memasukkan mereka ke dalam truk dan membawa mereka, para saksi yang melarikan diri dari aksi mereka mengatakan pada hari Jum’at.

Aksi penculikan tersebut genap empat bulan setelah mereka melakukan penculikan sebelumnya terhadap 200 siswa perempuan di Chibok. Para siswa perempuan tersebut sampai sekarang masih hilang.

Beberapa saksi yang melarikan diri ke Doron Baga dekat pantai Lake Chad, mengatakan para militan Boko Haram memakai pakaian tentara dan seragam polisi dan telah membakar beberapa rumah.

“Mereka mengambil semua anak laki-laki dan lakik-laki dewasa; yang tertinggal hanya anak kecil, wanita remaja dan ibu-ibu,” kata Halima Adamu, sambil menangis.

“Mereka berteriak ‘Allahuakbar’. Ada kekacauan di mana-mana. Mereka menggiring anak laki-laki dan laki-laki dewasa ke kendaraan mereka. Dan mengancam akan menembak siapa saja yang tidak memenuhinya. Semua orang ketakutan,” imbuhnya.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top