Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Boko Haram lakukan penculikan lagi

Boko Haram lakukan penculikan lagi

Nigeria-KoPi- Militan Boko Haram mencuri para anak laki-laki dan laki-laki dewasa dalam sebuah penggerebekan di sebuah desa terpencil di Nigeria bagian timur laut, para militant Boko Haram memasukkan mereka ke dalam truk dan membawa mereka, para saksi yang melarikan diri dari aksi mereka mengatakan pada hari Jum’at.

Aksi penculikan tersebut genap empat bulan setelah mereka melakukan penculikan sebelumnya terhadap 200 siswa perempuan di Chibok. Para siswa perempuan tersebut sampai sekarang masih hilang.

Beberapa saksi yang melarikan diri ke Doron Baga dekat pantai Lake Chad, mengatakan para militan Boko Haram memakai pakaian tentara dan seragam polisi dan telah membakar beberapa rumah.

“Mereka mengambil semua anak laki-laki dan lakik-laki dewasa; yang tertinggal hanya anak kecil, wanita remaja dan ibu-ibu,” kata Halima Adamu, sambil menangis.

“Mereka berteriak ‘Allahuakbar’. Ada kekacauan di mana-mana. Mereka menggiring anak laki-laki dan laki-laki dewasa ke kendaraan mereka. Dan mengancam akan menembak siapa saja yang tidak memenuhinya. Semua orang ketakutan,” imbuhnya.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top