Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Boko Haram lakukan penculikan lagi

Boko Haram lakukan penculikan lagi

Nigeria-KoPi- Militan Boko Haram mencuri para anak laki-laki dan laki-laki dewasa dalam sebuah penggerebekan di sebuah desa terpencil di Nigeria bagian timur laut, para militant Boko Haram memasukkan mereka ke dalam truk dan membawa mereka, para saksi yang melarikan diri dari aksi mereka mengatakan pada hari Jum’at.

Aksi penculikan tersebut genap empat bulan setelah mereka melakukan penculikan sebelumnya terhadap 200 siswa perempuan di Chibok. Para siswa perempuan tersebut sampai sekarang masih hilang.

Beberapa saksi yang melarikan diri ke Doron Baga dekat pantai Lake Chad, mengatakan para militan Boko Haram memakai pakaian tentara dan seragam polisi dan telah membakar beberapa rumah.

“Mereka mengambil semua anak laki-laki dan lakik-laki dewasa; yang tertinggal hanya anak kecil, wanita remaja dan ibu-ibu,” kata Halima Adamu, sambil menangis.

“Mereka berteriak ‘Allahuakbar’. Ada kekacauan di mana-mana. Mereka menggiring anak laki-laki dan laki-laki dewasa ke kendaraan mereka. Dan mengancam akan menembak siapa saja yang tidak memenuhinya. Semua orang ketakutan,” imbuhnya.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top