Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Bersumpah dengan Alquran, hakim wanita New York ini dikutuk dan didoakan

Bersumpah dengan Alquran, hakim wanita New York ini dikutuk dan didoakan

KoPi| Tidak di Indonesia dan tidak pula di Amerika Serikat, ketika kalangan minoritas menjabat jabatan publik, selalu muncul suara-suara pro dan kontra.

Carolyne Walker-Diallo, tidak saja berkulit hitam, tetapi ia juga seorang muslimah yang mendapat amanah menjabat sebagai hakim di New York. Ia bersumpah dengan kitab suci Alquran dan tak lama kemudian para haters atau pembenci segera bersuara di media sosial memprotes.

Akun Ashleytravis Hendrix mengatakan "Bakar Quran! Matilah Islam! Matilah Muhammad!"

fb1

Sementara Akun Arnold Harbus mengatakan, "Memuakkan, ini Amerika atau Timur Tengah."

fb2

Akun Keith Heatherly mengutuk  "Semoga dia tertabrak kereta atau apalah sebelum membuat kekacauan"

fb3

Konstitusi Amerika Serikat memang tidak berdasarkan agama, sehingga setiap orang bisa bersumpah dengan kitab suci yang diyakininya atau dengan sesuatu yang ia pilih. Maka, seperti halnya ada di setiap negara, masih banyak pula yang berpikir logis dan membela Walker.

Kubu pro seperti James Dogherty ini membela dengan mengatakan "Bodoh, AS itu bukan negara agama, jadi tentu saja kita bersumpah dengan apa yang kita percayai".

fb4

Sementara pembela yang lain, Donna Hood mengatakan, "Selamat Hakin Walker. Abaikan saja komen-komen buruk mereka yang tidak terpelajar dan tak paham konstitusi." | J+A

fb5

 

back to top