Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Bayi bermata tiga lahir di Jepang, tanda apa (?)

Bayi bermata tiga lahir di Jepang, tanda apa (?)

KoPi|Pada pertengahan November lalu Jepang di hebohkan dengan kelahiran seorang bayi laki-laki bermata tiga. Akira Kurotawa adalah nama bayi yang memiliki dua mata normal dan satu mata lagi di keningnya.

Selama ini yang kita tahu manusia bermata tiga tidak ada, tapi ternyata ada. Mungkin kalau masih ingat dengan tokoh “Dewa Erlang” dalam serial film aksi “Kera Sakti”, dia memiliki tiga mata. Atau tokoh kartun populer "Dragon Ball" yang bernama "Tien Shinhan" juga memiliki tiga buah mata: dua mata normal dan satu lagi di kening.

Kejadian langka seperti ini ternyata menjadi perdebatan di negeri Sakura. Pasalnya bayi ajaib ini disinyalir adalah korban dari radiasi (ARS) atau keracunan radioaktif. Karena Sindrom akut radiasi (ARS) Akira Kurotawa menderita kelainan kelenjar pineal yang mendorong pembentukan mata ke-tiga pada keningnya.

Ibu Akira Kurotawa yang bekerja di pabrik nuklir Fukushima Daiichi pada saat bencana diperkirakan terkena paparan radiasi sebelum dia hamil enam minggu kemudian. “Untungnya keracunan itu terjadi sebelum dia hamil dan Akira tidak akan menderita masalah kesehatan lagi karena radioaktif”, kata Dokter yang merawat Akira.|Irfan Ridlowi|worldnewsdailyreport.com|

Baca juga:

TERPOPULER

Catatan inspiratif

back to top