Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Bayi bermata tiga lahir di Jepang, tanda apa (?)

Bayi bermata tiga lahir di Jepang, tanda apa (?)

KoPi|Pada pertengahan November lalu Jepang di hebohkan dengan kelahiran seorang bayi laki-laki bermata tiga. Akira Kurotawa adalah nama bayi yang memiliki dua mata normal dan satu mata lagi di keningnya.

Selama ini yang kita tahu manusia bermata tiga tidak ada, tapi ternyata ada. Mungkin kalau masih ingat dengan tokoh “Dewa Erlang” dalam serial film aksi “Kera Sakti”, dia memiliki tiga mata. Atau tokoh kartun populer "Dragon Ball" yang bernama "Tien Shinhan" juga memiliki tiga buah mata: dua mata normal dan satu lagi di kening.

Kejadian langka seperti ini ternyata menjadi perdebatan di negeri Sakura. Pasalnya bayi ajaib ini disinyalir adalah korban dari radiasi (ARS) atau keracunan radioaktif. Karena Sindrom akut radiasi (ARS) Akira Kurotawa menderita kelainan kelenjar pineal yang mendorong pembentukan mata ke-tiga pada keningnya.

Ibu Akira Kurotawa yang bekerja di pabrik nuklir Fukushima Daiichi pada saat bencana diperkirakan terkena paparan radiasi sebelum dia hamil enam minggu kemudian. “Untungnya keracunan itu terjadi sebelum dia hamil dan Akira tidak akan menderita masalah kesehatan lagi karena radioaktif”, kata Dokter yang merawat Akira.|Irfan Ridlowi|worldnewsdailyreport.com|

Baca juga:

TERPOPULER

Catatan inspiratif

back to top