Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Inggris-KoPi| Korban banjir mengecam Perdana Menteri David Cameron karena dianggap gagal melindungi masyarakat dari bencana.

Banjir terjadi di wilayah Inggris selama dua . Banjir terjadi karena hujan deras kemarin malam. Sementara penghalang banjir tidak berfungsi baik, hingga air bah menerobos pemukiman kota. Kini para korban banjir mengungsi di tempat yang aman.

Cameron mengatakan pemerintah berkomitmen akan mengatasi bencana banjir. “Kami akan melakukan segala hal untuk membantu orang-orang,” kata Cameron.

Salah seorang warga, Jonathan Lee (25) mengeluhkan ketidaksiapsiagaan pemerintah menangani banjir. “Pertahanan banjir masih kurang. Jelas mereka (pemerintah) tidak bekerja,”kritik Lee.

Selain itu Stuart Osmond menulis kritikan di Twitter: "Kita bicara tentang kehidupan masyarakat. Memberikan lebih banyak uang untuk pertahanan banjir."

Pemerintah telah menganggarkan dana bencana £ 2.4 miliar untuk lima tahun ke depan. Namun dalam perjalannya ditekan menjadi £ $ 5,8 juta. Dana tersebut guna antisipasi perubahan iklim di luar negeri.

Menteri Luar Negeri Buruh Hilary Benn - MP mengatakan Kebutuhan untuk meningkatkan pertahanan banjir meningkat sangat karena iklim berubah. |thesun.co.uk|Winda Efanur FS|

back to top