Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Awet muda abadi bukan mitos sekarang !

Awet muda abadi bukan mitos sekarang !

KoPi|Seperti yang kita tahu, semua orang saat ini sangat terobsesi untuk menghambat proses penuaan. Hal ini sesuai dengan perkembangan mengenai riset para peneliti yang percaya revolusi biologis yang akan memungkinkan manusia untuk awet muda abadi.

Aubrey de Grey- seorang pakar gerontologi Cambrige dan pendiri lembaga riset stategi penghambat penuaan di California, berkata “hal pertama yang ingin saya katakan adalah penggunaan kata abadi, itu terdengar berlebihan, itu tidak sesuai. Itu berarti mengabaikan risiko kematian karena sebab tertentu- sedangkan saya bekerja hanya meneliti mengenai proses penuaan.”

Mr. de Grey mengatakan penelitiaannya bertujuan untuk memperbaiki penuaan dalam hidup seseorang, yang bertentangan dan menghentikan proses penuaan.”
Untuk mencapai umur pajang, de Grey mengembangkan terapi untuk membunuh sel-sel yang kehilangan kemampuan untuk membelah diri. Yang memungkinkan sel-sel aktif dapat berkerja dan memperbaiki jaringan.

“Terapi yang sedang dikembangkan saat ini belum sempurna.” Kata de Grey
“Terapi ini akan bekerja dengan baik pada orang-orang usia pertengahan, orang-orang yang berusia 60 tahun, untuk meremajakan mereka secara menyeluruh sehingga mereka tidak akan kembali pada usia 60 tahun secara biologis, ketika mereka pada usia 90 secara kronologis.

“ Hal itu berarti pada dasarnya mereka berada pada 30 tahun dan meremajakan kembali ketika usia mereka 90 tahun sehingga mereka tidak akan berusia 60 tahun secara biologis untuk ketiga kalinya saampai mencapai usia 120 atau 150."
Mr. de Grey menjelaskan teknik untuk mencapai awet muda abadi jauh lebih mungkin untuk dikembangakan sebelum teori dieksplorasi oleh pakar lain yang fokus untuk melindungi sistem metabolism dari penyebab kerusakan pada tubuh.

“Kami akan maju satu langkah kedepan dari kemungkinan terburuk dan terus mengembangkan terapi  peremajaan,” katanya
“Terobosan besar  dalam sebuah percobaan, ketika kita mengamati tikus dewasa di laboratorium dan mencoba meremajakannya.

Setelah melakukan percobaan pada tikus, semua orang akan tahu bahwa hal itu hanya masalah waktu sebelum kita dapat mengaplikasikannya pada manusia. Jadi, saya ingin melakukannya dan saya pikir kami memiliki kesempatan untuk itu  dalam enam sampai delapan tahun dari sekarang. |news.com.au|Fitrahatun Nisa|

back to top