Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Awas! Ini bahaya kalau kurang tidur

Awas! Ini bahaya kalau kurang tidur

Jogjakarta-KoPi| Orang-orang yang memilki durasi tidur kurang dari enam jam memiliki kemungkinan risiko diabetes, penyakit jantung dan stroke. Sebuah studi di Korea menjelaskan faktor risiko dipicu oleh sindrom metabolik. Keadaan yang dipengaruhi gula darah tinggi, kolesterol tinggi, lemak ekstra di sekitar bagian tengah tubuh, tekanan darah tinggi dan kelebihan jumlah lemak dalam darah.

Peneliti, Dr Jang Young Kim dari Universitas Yonsei di Korea Selatan menghimbau kalangan remaja untuk mewaspadai timbulnya sindrom metabolik yang dapat menyebabkan mereka menderita penyakit kronis, tulisnya melalui email.

Tim Kim telah melakukan survei terhadap 2.600 orang dewasa selama lebih dari dua tahun. Mereka menemukan peserta yang tidur kurang dari enam jam tidur setiap hari, memiliki potensi terkena sindrom metabolik sebesar 41%, dibandingkan dengan orang yang tidur enam sampai delapan jam sehari.

Penelitian ini berdasarkan pengamatan dari dua survei gaya hidup yang mencakup pertanyaan tentang kebiasaan tidur. Survei diberikan sekali antara tahun 2005- 2008. Selama penelitian diharuskan menjalani pemeriksaan medis dan berbagi riwayat kesehatan mereka.

Setelah penelitian selama 2,6 tahun dengan sampel 560 peserta menunjukan 22% peserta terindikasi mengalami sindrom metabolik.

Pasalnya durasi tidur pendek meningkatakan peningkatan risiko gula darah tinggi dan kelebihan lemak perut sebesar 30 %, serta kemungkinan 56% terkena hipertensi, dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih lama.
|foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top