Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Atasi virus Mers, Saudi dirikan pusat kesehatan

Atasi virus Mers, Saudi dirikan pusat kesehatan

Riyadh-KoPi, Arab Saudi telah menetapkan tiga pusat khusus untuk menangani kasus-kasus penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrome), infeksi coronavirus, sebuah penyakit yang menyerang pernapasan, karema korban meninggal telah meningkat menjadi 94 di antara total 323 kasus terinfeksi, Kementerian Kesehatan yang mengatakan Sabtu (27/4).

Tiga pusat tersebut bertempat di Kompleks Medis Raja Abdullah di Jeddah, Rumah Sakit Mohammed bin Abdulaziz di Riyadh dan Kompleks Medis Dammam di wilayah timur.

 

Ketiga kompleks memiliki 146 tempat tidur perawatan intensif, yang semuanya dilengkapi dengan ruang isolasi dengan peralatan medis terbaru dan laboratorium, kemudian klinik pasien rawat jalan. Pusat kesehatan yang lain yang serupa juga akan diumumkan kemudian hari di daerah lainnya di Saudi.

 

"Langkah ini datang sebagai bagian dari rencana darurat yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Sejumlah prosedur preventif dan kuratif medis akan diambil," kata Menteri Kesehatan Adel bin Muhammad Faqih. Dia meyakinkan bahwa kementerian sedang mempelajari semua kemungkinan opsi untuk mengatasi tantangan tersebut.

 

Sementara kementerian mengatakan bahwa sepuluh kasus baru dikonfirmasi pada hari Sabtu, termasuk satu orang meninggal dalam 24 jam terakhir. Dari kasus baru, satu adalah tanpa gejala, tiga menerima perawatan dan lima kasus di ICU.

 

(Fahrurrazi)

Sumber: Xinhuanet

back to top