Menu
Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Prev Next

Atasi virus Mers, Saudi dirikan pusat kesehatan

Atasi virus Mers, Saudi dirikan pusat kesehatan

Riyadh-KoPi, Arab Saudi telah menetapkan tiga pusat khusus untuk menangani kasus-kasus penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrome), infeksi coronavirus, sebuah penyakit yang menyerang pernapasan, karema korban meninggal telah meningkat menjadi 94 di antara total 323 kasus terinfeksi, Kementerian Kesehatan yang mengatakan Sabtu (27/4).

Tiga pusat tersebut bertempat di Kompleks Medis Raja Abdullah di Jeddah, Rumah Sakit Mohammed bin Abdulaziz di Riyadh dan Kompleks Medis Dammam di wilayah timur.

 

Ketiga kompleks memiliki 146 tempat tidur perawatan intensif, yang semuanya dilengkapi dengan ruang isolasi dengan peralatan medis terbaru dan laboratorium, kemudian klinik pasien rawat jalan. Pusat kesehatan yang lain yang serupa juga akan diumumkan kemudian hari di daerah lainnya di Saudi.

 

"Langkah ini datang sebagai bagian dari rencana darurat yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Sejumlah prosedur preventif dan kuratif medis akan diambil," kata Menteri Kesehatan Adel bin Muhammad Faqih. Dia meyakinkan bahwa kementerian sedang mempelajari semua kemungkinan opsi untuk mengatasi tantangan tersebut.

 

Sementara kementerian mengatakan bahwa sepuluh kasus baru dikonfirmasi pada hari Sabtu, termasuk satu orang meninggal dalam 24 jam terakhir. Dari kasus baru, satu adalah tanpa gejala, tiga menerima perawatan dan lima kasus di ICU.

 

(Fahrurrazi)

Sumber: Xinhuanet

back to top