Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

AS kutuk penyerangan Anti-Muslim di Sri Langka

AS kutuk penyerangan  Anti-Muslim di Sri Langka

Sri Langka-KoPi- Kerusuhan Sri Lanka: AS mengutuk kekerasan anti-Muslim setelah tiga tewas dan hampir 100 orang terluka
AS  mengutuk kekerasan anti-Muslim yang terjadi di Sri Lanka selama akhir pekan, setelah ekstrimis Budha menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 75 lainnya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jan Psaki mengatakan pada hari Selasa, Washington prihatin dengan retorika inflamasi yang dianjurkan oleh kelompok-kelompok garis keras anti-Muslim yang  menghasut kekerasan.

"Kami mendesak pemerintah Sri Lanka untuk memenuhi kewajibannya untuk melindungi agama minoritas, termasuk melindungi semua warga negara dan tempat-tempat ibadah, melakukan penyelidikan penuh atas kekerasan dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan," katanya.

"Kami juga mendesak semua pihak untuk menahan diri dari kekerasan, menahan diri dan menghormati aturan hukum."

Penyerangan kaum Buddha

The Buddha Daya Force, atau Bodu Bala Sena (BBS), yang mencemooh minoritas Muslim di negara itu, memimpin massa dalam serangan semalam pada hari Minggu, di mana tiga kota pesisir menjadi sasaran.

Kekerasan di Aluthgama, Darga Nagar dan Beruwala dipicu pada hari Minggu sore, setelah  membolisasi masaa, yang diyakini menerima dana negara.

BBS mengatakan anggotanya diserang ketika mereka memprotes secara damai melawan serangan terhadap seorang biksu Buddha dengan seorang pemuda Muslim tiga hari sebelumnya.

Banyak warga juga mengaku polisi langsung maupun tidak langsung membantu organisasi BBS, namun polisi menolak klaim tersebut.
Dalam kerusuha itu, masjid dibakar, motor dan sepeda dibakar, demikian kesaksian wartawan dan warga di Darga Nagar.

back to top