Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

AS kutuk penyerangan Anti-Muslim di Sri Langka

AS kutuk penyerangan  Anti-Muslim di Sri Langka

Sri Langka-KoPi- Kerusuhan Sri Lanka: AS mengutuk kekerasan anti-Muslim setelah tiga tewas dan hampir 100 orang terluka
AS  mengutuk kekerasan anti-Muslim yang terjadi di Sri Lanka selama akhir pekan, setelah ekstrimis Budha menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 75 lainnya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jan Psaki mengatakan pada hari Selasa, Washington prihatin dengan retorika inflamasi yang dianjurkan oleh kelompok-kelompok garis keras anti-Muslim yang  menghasut kekerasan.

"Kami mendesak pemerintah Sri Lanka untuk memenuhi kewajibannya untuk melindungi agama minoritas, termasuk melindungi semua warga negara dan tempat-tempat ibadah, melakukan penyelidikan penuh atas kekerasan dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan," katanya.

"Kami juga mendesak semua pihak untuk menahan diri dari kekerasan, menahan diri dan menghormati aturan hukum."

Penyerangan kaum Buddha

The Buddha Daya Force, atau Bodu Bala Sena (BBS), yang mencemooh minoritas Muslim di negara itu, memimpin massa dalam serangan semalam pada hari Minggu, di mana tiga kota pesisir menjadi sasaran.

Kekerasan di Aluthgama, Darga Nagar dan Beruwala dipicu pada hari Minggu sore, setelah  membolisasi masaa, yang diyakini menerima dana negara.

BBS mengatakan anggotanya diserang ketika mereka memprotes secara damai melawan serangan terhadap seorang biksu Buddha dengan seorang pemuda Muslim tiga hari sebelumnya.

Banyak warga juga mengaku polisi langsung maupun tidak langsung membantu organisasi BBS, namun polisi menolak klaim tersebut.
Dalam kerusuha itu, masjid dibakar, motor dan sepeda dibakar, demikian kesaksian wartawan dan warga di Darga Nagar.

back to top