Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

AS kutuk penyerangan Anti-Muslim di Sri Langka

AS kutuk penyerangan  Anti-Muslim di Sri Langka

Sri Langka-KoPi- Kerusuhan Sri Lanka: AS mengutuk kekerasan anti-Muslim setelah tiga tewas dan hampir 100 orang terluka
AS  mengutuk kekerasan anti-Muslim yang terjadi di Sri Lanka selama akhir pekan, setelah ekstrimis Budha menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 75 lainnya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jan Psaki mengatakan pada hari Selasa, Washington prihatin dengan retorika inflamasi yang dianjurkan oleh kelompok-kelompok garis keras anti-Muslim yang  menghasut kekerasan.

"Kami mendesak pemerintah Sri Lanka untuk memenuhi kewajibannya untuk melindungi agama minoritas, termasuk melindungi semua warga negara dan tempat-tempat ibadah, melakukan penyelidikan penuh atas kekerasan dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan," katanya.

"Kami juga mendesak semua pihak untuk menahan diri dari kekerasan, menahan diri dan menghormati aturan hukum."

Penyerangan kaum Buddha

The Buddha Daya Force, atau Bodu Bala Sena (BBS), yang mencemooh minoritas Muslim di negara itu, memimpin massa dalam serangan semalam pada hari Minggu, di mana tiga kota pesisir menjadi sasaran.

Kekerasan di Aluthgama, Darga Nagar dan Beruwala dipicu pada hari Minggu sore, setelah  membolisasi masaa, yang diyakini menerima dana negara.

BBS mengatakan anggotanya diserang ketika mereka memprotes secara damai melawan serangan terhadap seorang biksu Buddha dengan seorang pemuda Muslim tiga hari sebelumnya.

Banyak warga juga mengaku polisi langsung maupun tidak langsung membantu organisasi BBS, namun polisi menolak klaim tersebut.
Dalam kerusuha itu, masjid dibakar, motor dan sepeda dibakar, demikian kesaksian wartawan dan warga di Darga Nagar.

back to top