Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Arkeolog yakini temukan makam jantung dan organ Sulaiman 'Ottoman'

Arkeolog yakini temukan makam jantung dan organ Sulaiman 'Ottoman'

Hungaria-KoPi| Ketika Sulaiman ‘Ottoman’ meninggal, jantung dan tubuhnya dimakamkan di lokasi yang terpisah. Tubuh dibalsem dibaringkan di masjid di Istanbul dan sisanya tersembunyi di sebuah lokasi rahasia.
Sekarang, para arkeolog percaya bahwa mereka telah menemukan makam jantung dan organ dari penguasa besar dari Kekaisaran Ottoman, Turki.

"Kami memiliki data, yang semua mengarah pada titik yang sama, penemuan ini bisa dipastikan, karena tidak ada tanda-tanda yang menunjuk ke arah lain," kata Kepala Departemen Politik Geografi, Regional dan Studi Pembangunan di Universitas Pecs di Hungaria Norbet Pap, pada presentasi temuan terbaru.

Pap menemukan jantung Sulaiman dari penggalian serta bukti-bukti sejarah lainnya. Namun Pap menjelaskan penggalian masih memerlukan konfirmasi, untuk kebenaran temuan.

Saat ini para Arkeolog percaya makam jantung berada tepat di tenda persinggahan di mana, Sulaiman meninggal pada 1566.

Tim menggunakan catatan sejarah untuk penemuan makam jantung. Prediksi terkuat makam berada di kebun anggur Desa Turbékpuszta.

"Menurut penduduk setempat, peninggalan Turki banyak berada di sini, dan mereka telah melaporkan banyak menemukan artefak era Ottoman,"kata Pap.

Proses Penggalian

Penggalian pertama tim arkeolog menemukan sebuah bangunan bata besar dengan dinding ubin batu.
Pusat ruangan itu sekitar 26 kaki dengan 26 kaki, dan ada parit digali melalui tengah oleh perampok di sekitar abad ke-17.

Namun, banyak elemen dekoratif yang utuh, beberapa di antaranya sangat mirip dengan yang ada di makam Sulaiman di masjid Istambul.

Meski tim arkeolog meyakini bekas pemukiman Ottoman dari Turbek, yang hancur di 1680-an sebagai makam jantung Sulaiman. "Namun, agar mampu menegaskan ini dengan 100 persen, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penggalian bangunan sekitar lokasi,"tambah Pap.

Setelah kematian ayahnya pada tahun 1520, Sulaiman naik tahta sebagai sultan kesepuluh Ottoman. Selama kepemerintahannya, Turki telah menaklukan wilayah Balkan, Timur Tengah dan Afrika Utara selama pemerintahannya 46 tahun.

Namun di ujung kekuasaannya kondisi kerajaan goyah, berlanjut hingga Sulaiman meninggal. Untuk mencegah pengalihan tahta oleh anaknya, Selim II beberapa pihak merahasiakan kematiannya. |dailymail.com|Winda Efanur FS|

back to top