Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Apakah telur aman dikonsumsi?

Apakah telur aman dikonsumsi?

KoPi|Tidak mengherankan jika telur selalu dikatakan sebagai sumber kolesterol dan juga wabah dari salmonella dari kandungan-kandungan yang ada pada telur sendiri.Tetapi dengan berjalannya waktu, telur tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang membahayakan. Para penjual telur di Inggris telah mengalami peningkatan penjualan pada tahun 2014.

The British Heart Foundation tidak hanya membatasi konsumsi telur tiga kali seminggu pada tahun 2007 tetapi sekarang juga memberikan resep-resep bagaimana mengolah telur pada websitenya.

Saat ini semakin banyak tudingan jika telur bisa memberikan penyakit yang sangat berbahaya, tetapi penelitian terakhir dari Dietary Guidelines Advisory Commite di Amerika mengatakan bahwa memakan makanan dengan kolesterol yang tinggi tidak terlalu berpengaruh dengan kolesterol yang ada di darah dan itulah yang memberikan batasan kepada kadar kolesterol yang ada pada tubuh.

Kuning telur yang besar mengandung 210 mg dan batas kolesterol pada tubuh adalah 300mg per hari. Komisi tersebut mengatakan jika lemak jenuh yang ada pada daging ataupun susu lebih berpengaruh besar untuk menyumbat arteri dan juga menyebabkan penyakit jantung.

Food Standards Agency (FSA) menaruh terlus dalam list yang memiliki protein dengan kualitas yang tinggi. Hal itu terbukti bahwa telur dijadikan sebagai diet Paleolithic. FSA juga mengatakan bahwa telur mengandung protein yang sangat baik dan juga 44% merupakan lemak tak jenuh, mengandung 80 kalori, kuning telur juga mengandung vitamin B12, riboflavin, folat dan vitamin D.

Lalu apakah aman mengkonsumsi telur?
Tidak ada jumlah yang jelas berapa telur yang baik untuk dikonsumsi, tetapi ada penelitian mengatakan bahwa satu telur dalam satu hari itu sudah cukup bagus. Tetapi, juga ada beberapa orang yang tetap sehat meskipun mengkonsumsi telur tiga atau lebih dalam sehari. Telur sangat baik untuk digunakan untuk sarapan dibandingkan dengan sereal. Dengan catatan mengkonsumsi telur hanya menggunakan roti mentega. |The guardian| Meiga Dwi A|

back to top