Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Aneh, seekor babi 'bersujud' di depan kuil Budha

Aneh, seekor babi 'bersujud' di depan kuil Budha

KoPi|Seekor babi liar bersujud di depan kuil Buddha di Wenzhou, Provinsi Zhejiang, Selasa. Babi tersebut hanya mau pindah setelah sekelompok biarawan meneriakinya. Kejadian janggal ini seolah menunjukan manusia bukan satu-satunya yang membutuhkan pengampunan.

Rekaman pengunjung mengambil gambar dan video pose babi yang sedang membungkuk. Babi tersebut diketahui buronan karena melarikan diri dari sebuah peternakan di dekatnya.  Saat ini rekaman babi itu telah menjalar seperti api di media sosial Cina, memicu sebuah kebingungan perdebatan atas apa yang dilakukan oleh hewan.

Babi itu berlutut di depan kuil ketika para jamaah Budha melakukan upacara di dalam kuil. Seketika ulah si babi menimbulkan rasa penasaran jamaah. Puluhan jamaah mengelilinginya.

Menurut laporan babi suci tetap membungkuk selama berjam-jam, dan hanya meninggalkan tempat kejadian setelah sekelompok biksu muncul dari dalam dan meneriakkan sebuah kitab Budha ke arahnya.

Diskusi yang bergulir di media sosial seperti situs Weibo, beberapa netizen mengatakan binatang itu mencari ziarah bagi berkat Tahun Baru Cina. Lainnya menyimpulkan babi suci hanya mencari makanan atau beristirahat setelah kelelahan.

Pengguna web lain menawarkan penjelasan yang lebih ilmiah: babi menderita penyakit terkait kekurangan vitamin E, yang dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk berdiri merangkak dan berlutut di kaki seseorang.

Sementara itu, pemilik babi mengungkapkan babi itu kabur pagi hari pada 22 Februari, katanya untuk mencari makanan.

Sayangnya, Mr Huang-yang telah membesarkan hewan ini hingga besarnya mencapai 150 kilogram-memerintahkan untuk menyembelihnya setelah ditangkap kembali.

Dalam sebuah tweet Mr Huang mengatakan, "Aneh! Aku sudah beternak babi selama bertahun-tahun tapi aku belum pernah melihat hal seperti ini. Aku benar-benar tidak harus membunuhnya!"

"Ini benar-benar aneh. Jika babi merasa takut, mereka melarikan diri dan membuat postur aneh, membiarkan semua orang menonton. "

Lebih dari tiga ribu orang dilaporkan menghadiri bait suci untuk hari terakhir pengakuan pada hari pertobatan Budha. Tampaknya doa babi malang ini telah terjawab. |daily.mail.co.uk |Winda Efanur FS|

Media

back to top