Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Amerika Kerahkan Pasukan Tambahan Untuk Latih Tentara Irak

Amerika Kerahkan Pasukan Tambahan Untuk Latih Tentara Irak

Internasional-KoPi, Presiden Barack Obama mengintruksikan penyebaran lebih dari 450 pasukan Amerika Serikat ke Irak untuk membantu tentara lokal dalam usaha membalas kemenangan ISIL (Islamic State of Iraq and the Levant) baru-baru ini.

Rencananya Amerika akan membuka tempat pelatihan tentara yang ke lima di Irak dengan tujuan akhir untuk menyatukan Pasukan Keamanan Irak dan pejuang Suni. Tujuan langsung dari rencana ini adalah untuk merebut kembali kota Ramadi yang dikuasai ISIL bulan lalu.

Presiden Obama mengambil keputusan ini atas dasar permintaan Perdana Menteri Irak, Haider al-Abbbadi dan nasehat dari pimpinan angkatan bersenjata Amerika Serikat di Pentagon, papar juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest. Tentara Amerika ini tidak akan turun langsung di medan tempur, melainkan hanya membantu melatih dan menyiapkan strategi peperangan.

Ana Puspita
Aljazeera.com


 

back to top