Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Akibat ketumpahan kopi, Starbucks digugat pengunjung

Akibat ketumpahan kopi, Starbucks digugat pengunjung

KoPi| Seorang jaksa di North Carolina mengatakan Starbucks tidak harus bertanggung jawab atas derita luka bakar sorang pengunjung dari ketumpahan secangkir kopi di pangkuannya tiga tahun lalu.

Pengunjung, Letnan Matt Kohr telah menghabiskan biaya $ 750.000 akibat kelalaian perusahaan kopi ini. Namun jaksa memutuskan pada hari Senin lalu bahwa Starbucks tidak bertanggung jawab apa-apa terhadapnya.

Media lokal melaporkan kedua belah pihak dalam gugatan setuju untuk menerima keputusan meskipun itu tidak bulat. Hakim Pengadilan, Donald Stephens mencatat hal itu biasa berbeda pendapat.

Kohr dan istrinya menolak berkomentar. Jaksa Daniel Johnson mengatakan mereka kecewa dengan keputusan tersebut.

Sementara pihak Starbucks senang dengan keputusan juri, ia percaya pekerjanya tidak melakukan kesalahan.

Seorang anggota dari kepolisian menyebutkan Kohr bersaksi pekan lalu bahwa ia sakit setelah tutup cangkir kopinya jatuh saat ia duduk, kopi panas tumpah di atas kaki dan pahanya. Dia menerima perawatan mendesak untuk luka bakar stadium tiga.

Insiden itu meradang penyakit Crohn nya, yang kemudian memaksa pemotongan dari usus, dan menyebabkan kerusakan emosional untuk Kohr dan istrinya.

Sementara menurut WNCN stasiun TV lokal. The Raleigh, NC jaksa mengatakan cedera Kohr yang menyebabkan operasinya bukan hasil dari ketumpahan kopi panas.

Kesaksian dari para saksi termasuk psikiater Kohr terfokus pada kondisi medis. Termasuk kesulitan Kohr ini mengendalikan kecemasan, depresi dan penggunaan obat anti-kecemasan Xanax.

Gugatan menarik sejenis terjadi pada tahun 1990 oleh seorang wanita. Dia mengalami  luka bakar stadium tiga setelah ketumpahan kopi McDonald. Akibatnya, dia harus menjalani cangkok kulit dan opname minggu di rumah sakit.

Sebagai ganti rugi McDonald memberikan hampir $ 3 juta. Namun kedua belah pihak kemudian menetapkan ganti rugi dengan biaya tertentu yang tidak disebutkan nominalnya. |foxnews.com| Winda Efanur FS|

back to top