Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Air Zamzam yang dijual, dipertanyakan kemurniannya

Air Zamzam yang dijual, dipertanyakan kemurniannya

Makkah-KoPi, Jalan-jalan di Makkah yang dipenuhi oleh orang-orang dari asal kewarnegaraan yang berbeda menjual  botol yang berisi air Zamzam kepada pengunjung dan Jemaah yang melakukan Umrah.

Tapi beberapa mempertanyakan sumber air tersebut: apakah air tersebut murni air Zamzam atau dicampur dengan air biasa, sebuah laporan mengatakan.

Laporan tersebut juga mengutip beberapa orang yang mengatakan bahwa pengawasan penjualan air Zamzam kurang pengawasan, yang mana banyak Jemaah dari penjuru dunia banyak yang membawa pulang air tersebut ke rumahnya masing-masing. Laporan tersebut juga mengatakan bahwa penjualan yang tidak resmi adalah illegal.

Sebotol air Zamzam yang di pabrik berharga SR5 dijual menjadi SR15 hingga SR20 atau bahkan lebih di luar pabirik.

Ayman Hilal, penduduk Makkah, mengatakan bahwa dia khawatir air yang dijual oleh penjaja adalah air biasa yang dicampur dengan air Zamzam.

Beberapa orang mengatakan bahwa meraka merasakan para penjaja mencampur air biasa dengan air Zamzam.

Namun, seoarang penjaja yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa tidak ada unsur penipuan dalam air Zamzam kemasan botol. “Kami menjual air tersebut dengan harga yang rasional, walaupun untung sedikit tapi halal itu lebih baik dan terpuji dari pada dapat untuk banyak tapi haram,” kata dia.

Dewan Mufti Abdul Aziz al-Asheikh meminta agar penjualan air Zamzam yang tidak resmi dihentikan.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top