Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Air Zamzam yang dijual, dipertanyakan kemurniannya

Air Zamzam yang dijual, dipertanyakan kemurniannya

Makkah-KoPi, Jalan-jalan di Makkah yang dipenuhi oleh orang-orang dari asal kewarnegaraan yang berbeda menjual  botol yang berisi air Zamzam kepada pengunjung dan Jemaah yang melakukan Umrah.

Tapi beberapa mempertanyakan sumber air tersebut: apakah air tersebut murni air Zamzam atau dicampur dengan air biasa, sebuah laporan mengatakan.

Laporan tersebut juga mengutip beberapa orang yang mengatakan bahwa pengawasan penjualan air Zamzam kurang pengawasan, yang mana banyak Jemaah dari penjuru dunia banyak yang membawa pulang air tersebut ke rumahnya masing-masing. Laporan tersebut juga mengatakan bahwa penjualan yang tidak resmi adalah illegal.

Sebotol air Zamzam yang di pabrik berharga SR5 dijual menjadi SR15 hingga SR20 atau bahkan lebih di luar pabirik.

Ayman Hilal, penduduk Makkah, mengatakan bahwa dia khawatir air yang dijual oleh penjaja adalah air biasa yang dicampur dengan air Zamzam.

Beberapa orang mengatakan bahwa meraka merasakan para penjaja mencampur air biasa dengan air Zamzam.

Namun, seoarang penjaja yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa tidak ada unsur penipuan dalam air Zamzam kemasan botol. “Kami menjual air tersebut dengan harga yang rasional, walaupun untung sedikit tapi halal itu lebih baik dan terpuji dari pada dapat untuk banyak tapi haram,” kata dia.

Dewan Mufti Abdul Aziz al-Asheikh meminta agar penjualan air Zamzam yang tidak resmi dihentikan.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top