Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

38% Anak muda Rusia ingin tinggalkan negaranya

foto:Denis Abramov / Vedomosti foto:Denis Abramov / Vedomosti

Rusia-KoPi|Sebuah survey yang dilakukan lembaga survey di Rusia VTsIOM mengungkap 13% orang Rusia ingin pindah ke luar negeri, 17% di antaranya adalah penduduk Moskow.

Hampir setengah dari masyarakat yang ingin keluar dari Rusia selamanya mencapai angka 38%. Kebanyakan dari masyarakat ini adalah kalangan usia antara 18-24 tahun.

12% di antara mereka ingin pindah ke tempat dengan iklim yang lebih baik. 11% ingin pindah ke negara dengan standar ekonomi yang lebih baik dan 11% ingin pindah dengan alasan situasi politik yang tidak stabil di Rusia. Sementara 10% dengan alasan karena tdak puas dengan kebijakan pemerintah.

45% orang Rusia dan 59% penduduk Moscow yang ingin keluar telah menyiapkan diri mereka dengan belajar bahasa asing, mengumpulkan informasi dari negara tujuan serta melakukan konsultasi dengan mereka yang telah berimigrasi, kata VTsIOM.

Jajak pendapat ini dilakukan pada 4-5 Juli dengan 1.600 responden di 46 wilayah Rusia dan pada 23-26 Juli 1.200 responden di Moskow. Margin of error tidak melebihi 3,5-3,7 persen, menurut VTsIOM. |The Moscow Times|

back to top