Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

16 Desember 2014 Pakistan berduka

16 Desember 2014 Pakistan berduka

Peshawar-KoPi-Dua hari berlalu, sebuah peristiwa yang memilukan terjadi di Peshawar ibukota Provinsi Perbatasan Barat Laut, Pakistan pada Selasa (16/12). Akan tetapi sampai saat ini, duka yang mendalam masih sangat terasa. Serangan teroris Taliban terhadap salah satu sekolah militer di Peshawar berhasil membunuh sedikitnya 141 orang yang sebagian besar adalah siswa.

Semua negara di dunia mengecam aksi pembantaian tersebut, termasuk Indonesia. Satu hari sebelumnya di Australia juga terjadi penyanderaan 40 pengunjung dan staf kafe Lindt di Sydney Pusat, Senin sore (15/12) dan menewaskan 2 orang sandera. ISIS adalah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas serangan di kafe Lindt.

Peristiwa pembantaian dan penyanderaan tersebut menjadi pukulan keras bagi semua negara di dunia agar lebih meningkatkan keamanan dari ancaman teroris. Beberapa foto pasca pembantaian Pakistan yang berhasil diabadikan oleh reuters.com, KoranOpini.com hadirkan.|Irfan Ridlowi|reuters.com|

 

back to top